Imbas Jalan Amblas di Surabaya, Pelayanan KCU BNI Sumoharjo Dialihkan

Jalan amblas seluas 100 x 20 meter di Jalan Gudeng Raya, Surabaya, pada Selasa (19/10) malam, mengejutkan masyarakat. Jalan yang amblas pada pukul 21.30 WIB tersebut membuat tiang listrik ambruk dan jalan raya di sekitar lumpuh total. Tak hanya itu, gedung yang berada di dekat lokasi jalan amblas juga turut terdampak. Salah satunya adalah Gedung BNI Kantor Cabang Urip (KCU) Sumoharjo.
Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni menyatakan, secara fisik gedung KCU Sumoharjo masih dalam kondisi baik. Hanya saja lokasi jalan amblas sangat dekat sehingga akses ke gedung terputus dan kondisinya membahayakan. Melihat kondisi tersebut, Baiquni menegaskan, pihaknya bakal melakukan upaya pengecekan dan antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi.
“Kami sudah koordinasi dengan instansi berwenang, dengan pihak kepolisian, Pemkot. Kami usul bagaimana mengurangi dampak dari longsor. Kami sudah undang konsultan, bagaimana mengurangi dampak seperti itu,” ungkap Baiquni di Kali Kuto, Jawa Tengah, Kamis (20/12).

Baiquni berharap, dalam waktu dekat pihaknya bisa mendapatkan izin untuk melakukan langkah antisipasi. Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan untuk memastikan kondisi di sekitar gedung tetap aman sehingga keselamatan karyawan dan nasabah bisa terjamin.
Sembari menunggu proses tersebut, Baiquni membenarkan bahwa pelayanan KCU Sumoharjo untuk sementara waktu dialihkan ke kantor cabang terdekat. “Saya telah instruksikan kantor wilayah untuk tidak beroperasi. Kami alihkan ke cabang terdekat,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta juga menyatakan, pihaknya saat ini menghentikan sementara operasional pelayanan nasabah pada KCU Sumoharjo hingga ada pemberitahuan resmi dari pihak berwenang.
Menurutnya, pelayanan nasabah tetap dapat diberikan melalui kantor-kantor cabang BNI terdekat, yaitu KCP Unair dan KCP Darmo. Sedangkan layanan Sentra Kredit Kecil (SKC) Surabaya dialihkan ke Kantor Cabang Graha Pangeran, Surabaya.
