Kumparan Logo

Indonesia Ekspor Perdana Ayam Hidup ke Singapura

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indonesia ekspor perdana ayam hidup ke Singapura. Dok: KBRI Singapura
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia ekspor perdana ayam hidup ke Singapura. Dok: KBRI Singapura

Indonesia untuk pertama kalinya mengekspor ayam hidup ke Singapura pada Sabtu (13/5). Ekspor perdana pagi ini berjumlah 23.040 ekor, setara dengan 41,47 Ton ayam broiler hidup.

Ekspor perdana ini dilakukan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia dari fasilitas mereka di Gunung Kijang, Pulau Bintan. Ekspor ayam hidup langsung masuk ke rumah potong di Singapura dan menjalani pemeriksaan virus flu burung.

Produk ayam hidup Indonesia dinyatakan bebas dari virus flu burung sehingga bisa langsung dipasok ke pasar di Singapura.

Dubes Indonesia di Singapura, Suryo Pratomo, menyampaikan bahwa ekspor ini merupakan milestone yang menandai peningkatan kerja sama perdagangan yang lebih kohesif antara Indonesia dengan Singapura.

Indonesia ekspor perdana ayam hidup ke Singapura. Dok: KBRI Singapura

"Ekspor ini juga merupakan tindak lanjut yang konkret dari pertemuan di antara kedua pemimpin dalam leaders retreat, Mei lalu di Singapura. Sebelumnya Indonesia berhasil mengekspor ayam potong beku dan produk ayam olahan sejak bulan Juni tahun lalu.”

Indonesia akan terus berupaya untuk menjadi alternatif sumber pasokan ayam untuk Singapura, mengingat kebutuhan ayam di Singapura terus meningkat setiap tahunnya.

Lebih lanjut, Billy Anugrah, Atase Perdagangan Indonesia di Singapura menyampaikan di tahun 2022 diperkirakan Singapura mengimpor 228.000 ton ayam, baik ayam hidup, ayam potong chilled ataupun beku, serta produk ayam olahan. Mayoritas dari Brasil (51 persen), Malaysia (24 persen), Amerika Serikat (11 persen) dan Negara lainnya (14 persen).

“Terbukanya akses pasar ekspor untuk ayam hidup ini sudah dirintis sejak tahun lalu, dan merupakan bentuk kerja sama regional yang baik, sinergi, dan saling menguntungkan serta dapat mendukung terciptanya regional food security," ujarnya.

Indonesia ekspor perdana ayam hidup ke Singapura. Dok: KBRI Singapura

Pemerintah Singapura telah memberikan sertifikasi kepada beberapa perusahaan produsen ayam dan produk ayam di Indonesia untuk melakukan ekspor ke Singapura pada Juni 2022 setelah mengalami shortage pasokan ayam dikarenakan Malaysia menghentikan sementara pasokan ayam hidup ke Singapura.

Indonesia sendiri menghasilkan lebih dari 3,8 Juta ton produk ayam di tahun 2022, dan kerap mengalami oversupply. Dengan terbukanya akses pasar untuk ayam hidup ke Singapura ini diharapkan juga dapat membantu menciptakan keseimbangan produksi dan pasokan, serta ke depannya dapat memberikan kesejahteraan bagi para peternak ayam di Indonesia.