Kumparan Logo

Indonesia Resmi Serahkan Pesawat CN 235-220 ke Senegal

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prosesi pelepasan Ferry Flight pesawat terbang CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) di Hanggar Fixed Wing PT DI, Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/3). Foto: M Agung Rajasa/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Prosesi pelepasan Ferry Flight pesawat terbang CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) di Hanggar Fixed Wing PT DI, Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/3). Foto: M Agung Rajasa/Antara Foto

Pemerintah Indonesia secara resmi menyerahkan pesawat karya anak bangsa kepada pemerintah Senegal, Kamis malam (1/4).

Serah terima pesawat CN 235-220 MPA bikinan PT Dirgantara Indonesia atau PT DI itu, dilakukan oleh Duta Besar RI untuk Senegal, Dindin Wahyudin.

Prosesi penyerahan dilakukan melalui resepsi kepada Kepala Staf Angkatan Udara Senegal, Brigadir Jenderal Papa Souleymane SARR, disaksikan 70 pejabat dari 8 negara Afrika di Dakar. Dalam kesempatan tersebut, Dindin menyampaikan apresiasinya atas kesepakatan yang telah terjalin buat ketiga kalinya tersebut.

"Saya mengapresiasi terjalinnya kerja sama antara Indonesia dan Senegal ini untuk CN 235-220 MPA. Pesawat diberangkatkan dari Indonesia melewati sejumlah negara selama 12 hari, India, Qatar, Sudan, Chad, hingga Nigeria," jelas Dindin dalam sambutannya, Kamis (1/4).

Pesawat terbang CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) lepas landas menuju Dakar, Senegal seusai prosesi Ferry Flight di Hanggar Fixed Wing PT DI, Bandung. Foto: M Agung Rajasa/Antara Foto

Dindin melanjutkan, adanya kesepakatan dalam pembelian alutsista bikinan Indonesia ini diharapkan semakin mempererat hubungan diplomasi kedua negara. Di mana diplomasi ini memang sudah terbangun sejak Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955.

Khusus untuk pesawat sendiri, ini merupakan kali ketiga Senegal mengimpor dari Indonesia. Angkatan Udara Senegal sebelumnya juga tercatat membeli pesawat buatan PT DI ini pada tahun 2011 dan 2014, dan bahkan masih beroperasi hingga hari ini.

Pesawat tersebut diberangkatkan dari Hanggar Fixed Wing PT DI, Bandung pada Kamis (18/3). Pelepasan kala itu, dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen kerja sama militer kedua negara.