Kumparan Logo

Indonesia Targetkan Ekspor Batu Bara ke Vietnam 4,5 Juta Ton Tahun Ini

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses dumping tambang batubara. (Foto: Sigid Kurniawan/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Proses dumping tambang batubara. (Foto: Sigid Kurniawan/Antara)

Indonesia dan Vietnam akan semakin memacu kerja sama di sektor energi, khususnya batu bara. Indonesia melihat permintaan batu bara dari Vietnam sangat besar, seiring meningkatnya permintaan untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Duta Besar RI untuk Vietnam, Ibnu Hadi menyebutkan dalam empat bulan pertama tahun ini, Indonesia sudah mengekspor lebih dari 1,5 juta ton batu bara ke Vietnam.

“Tahun ini Indonesia menargetkan ekspor batu bara ke Vietnam mencapai 4,5 juta ton,” kata Ibnu dalam keteranga tertulisnya, Senin (19/6).

Berdasarkan data dari perusahaan operator listrik terbesar di Vietnam, Electricity Vietnam (EVN) , batu bara menyumbang 30 persen dari total listrik nasional yang mencapai 42.000 MW.

Lokasi stockpile tambang batu bara. (Foto: Sigid Kurniawan/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi stockpile tambang batu bara. (Foto: Sigid Kurniawan/Antara)

Tahun 2016, Vietnam mengimpor 680.000 ton baru bara dari luar negeri. Angka tersebut akan terus meningkat seiring gencarnya pemanfaatan energi panas untuk listrik (termoelektrik). Tahun ini diperkirakan impor batu bara Vietnam mencapai 4,7 juta ton, dan akan naik menjadi 11 juta ton pada 2020.

Adapun Indonesia dan Vietnam akan terus menggenjot kerja sama antar kedua negara, terutama perdagangan. Tahun lalu perdagangan bilateral kedua negara nilainya mencapai 5,5 miliar dolar AS (Rp 73,09 triliun) dan tahun ini ditargetkan mencapai 6 miliar dolar AS (Rp 79,73 triliun).