Kumparan Logo

Indosat (ISAT) Umumkan Rencana Stock Split Saham dengan Rasio 1:4, Ini Jadwalnya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indosat Ooredoo Hutchison. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Indosat Ooredoo Hutchison. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

Perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison, berencana melakukan aksi korporasi berupa pelaksanaan pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:4. Aksi korporasi tersebut diumumkan pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Minggu (11/8).

"Perseroan berencana melakukan Pemecahan Saham dengan rasio 1:4 atas seluruh saham seri B Perseroan," tulis manajemen perseroan dikutip Senin (12/8).

Adapun sebelum pemecahan saham, nilai nominal saham Seri B yaitu sebesar Rp100 per saham. Setelah pemecahan saham, maka nilai nominal saham Seri B menjadi Rp 25 per saham.

Dengan aksi stock split ini, maka jumlah saham Seri B yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan meningkat dari 8.062.702.739 menjadi 32.250.810.956.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, manajemen perusahaan menjelaskan alasan dan tujuan dilaksanakannya pemecahan saham yaitu rendahnya likuiditas saham perusahaan.

"Perseroan berharap pemecahan saham dapat meningkatkan likuiditas saham dan dapat menarik minat investor ritel, khususnya investor muda," katanya.

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) optimalkan jaringan jelang libur Nataru untuk penuhi kebutuhan digital 100 juta penggunanya. Foto: Indosat Ooredoo Hutchison

Sehubungan dengan pemecahan saham, perusahaan telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI sebagaimana tercantum dalam Surat No. S-08050/BEI.PP2/08-2024 tanggal 2 Agustus 2024.

Pemecahan Saham akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 24 September 2024. Sesuai POJK 15/2022.

Pelaksanaan pemecahan saham wajib dilakukan paling lambat 30 hari kalender setelah pelaksanaan RUPSLB yang menyetujui rencana pemecahan saham.

Sementara itu, tanggal akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di seluruh pasar yaitu pada 11 Oktober 2024. Sedangkan tanggal efektif pelaksanaan pemecahan saham pada 14 Oktober 2024.

Kemudian tanggal dimulainya perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi tercatat pada 14 Oktober 2024. Tanggal mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai jatuh pada 16 Oktober 2024.

instagram embed