Kumparan Logo

Induk Usaha Anteraja, ASSA Raup Laba Bersih Rp 72,98 Miliar di Kuartal I 2022

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
VP Operation Anteraja Jimmy Chrimiadi, CEO Anteraja Suyanto Tjoeng, Presiden Direktur Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) Prodjo Sunarjanto dan VP Sales & Marketing Anteraja Andri Hidayat (ki-ka) saat melakukan pengecekan Automated Sortation System. Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
VP Operation Anteraja Jimmy Chrimiadi, CEO Anteraja Suyanto Tjoeng, Presiden Direktur Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) Prodjo Sunarjanto dan VP Sales & Marketing Anteraja Andri Hidayat (ki-ka) saat melakukan pengecekan Automated Sortation System. Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan

Emiten transportasi sekaligus induk lini bisnis Anteraja, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) meraup laba bersih Rp 72,98 miliar di kuartal pertama tahun 2022. Laba ini meningkat 123,4 persen dibandingkan kuartal I tahun 2021 sebesar Rp 32,66 miliar.

Mengutip laporan keuangan konsolidasi ASSA per kuartal I 2022, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun. Pendapatan ini juga melesat 59,5 persen dibanding kuartal pertama 2021 sebesar Rp 963 miliar.

Sektor jasa pengiriman berkontribusi besar pada pendapatan sebesar Rp 899 miliar, atau 52,58 persen dari total pendapatan Perseroan. Pendapatan terbesar disusul oleh sewa kendaraan mobil penumpang dan autopool sebesar Rp 330 miliar.

Pendapatan lainnya yang dicapai Perseroan adalah penjualan kendaraan besar sebesar Rp 161 miliar, sewa juru mudi sebesar Rp 71 miliar, jasa lelang sebesar Rp 31 miliar dan jasa logistik sebesar Rp 41 miliar.

Adapun sektor sewa juru mudi dan jasa lelang menurun masing-masing 12 persen dan 37,3 persen di kuartal pertama tahun ini dibanding kuartal I tahun 2021.

ASSA juga menekan beban penjualan menjadi Rp 3,97 miliar di kuartal pertama tahun ini dari Rp 6,03 miliar di kuartal I tahun 2021. Sementara beban pokok penjualan didominasi oleh kendaraan bekas sebesar Rp 110 miliar.