Kumparan Logo

Industri Otomotif Serap Investasi Rp 174,31 T, Cetak 100 Ribu Tenaga Kerja

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi produksi di pabrik Daihatsu Jepang. Foto: Nikkei
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produksi di pabrik Daihatsu Jepang. Foto: Nikkei

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat industri otomotif telah menyerap investasi hingga Rp 174,31 triliun. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Mahardi Tunggul menuturkan investasi itu terdiri dari kendaraan bermotor (KBM) roda empat, roda tiga dan roda dua.

“Secara total investasi untuk roda empat saat ini mencapai Rp 143 triliun, dan untuk yang roda dua dan roda tiga sebesar Rp 30,4 triliun,” tutur Tunggul dalam diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin) di Kantor Kemenperin, Senin (19/5).

Jika dijumlahkan, investasi KBM roda empat dan roda dua menjadi sebesar Rp 174,31 triliun.

instagram embed

Lebih lanjut Tunggul menjelaskan, investasi sektor KBM itu terdiri dari 32 pabrik KMB roda empat dan 73 fasilitas produksi KBM roda tiga dan roda dua. Artinya di Indonesia ada sebanyak 105 pabrik kendaraan.

“Untuk kendaraan bermotor, kita punya 32 pabrikan (roda empat) saat ini, didukung juga oleh 73 pabrikan kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga,” imbuhnya.

Dalam paparan Tunggul, dengan 105 pabrik kendaraan tersebut mempekerjakan hampir 100 ribu tenaga kerja, terdiri dari 69,39 ribu tenaga kerja pabrik KBM roda empat dan 30,31 pekerja pabrik KBM roda tiga dan roda empat.

Selain itu, dari 105 pabrik kendaraan tersebut berkapasitas produksi 10,72 juta unit per tahun, terdiri dari 2,35 juta produksi KBM roda empat dan 10,72 juta KBM roda tiga dan roda dua.