Kumparan Logo

Inflasi Australia Diproyeksi 4,25 Persen, Terbebani Harga Minyak

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Refleksi gedung parlemen baru Canberra Foto: Taras Vyshnya/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Refleksi gedung parlemen baru Canberra Foto: Taras Vyshnya/Shutterstock

Inflasi utama Australia diperkirakan bakal mencapai puncaknya pada kisaran 4,25 persen pada pertengahan tahun, lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya, seiring turunnya harga minyak yang membantu meredakan tekanan inflasi.

Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers, mengatakan penurunan harga minyak serta kemajuan dalam pembicaraan damai di Timur Tengah telah mempercepat proses penurunan inflasi.

"Kami sangat membutuhkan agar gencatan senjata ini tetap bertahan. Kita tidak boleh mengalami harapan palsu lagi terkait Timur Tengah, khususnya mengenai Selat Hormuz,” kata Chalmers, dikutip dari Bloomberg, Minggu (28/6).

Sebelumnya, proyeksi Kementerian Keuangan Australia dalam Anggaran Federal Mei memperkirakan inflasi utama akan mencapai 5 persen pada kuartal yang berakhir Juni, sebelum turun menjadi 2,5 persen pada pertengahan 2027.

Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Hatice Bakcepinar/Shutterstock

"Inflasi di perekonomian kita masih lebih tinggi daripada yang kami inginkan," ujar Chalmers.

Lebih lanjut, Chalmers tak memberikan komentar mengenai prospek inflasi inti, yang menjadi perhatian utama Reserve Bank of Australia (RBA) dalam menentukan suku bunga. Namun, dia mengatakan inflasi inti juga mengalami perbaikan yang lebih cepat dari jadwal, dengan pembaruan proyeksi dari Kementerian Keuangan akan disampaikan pada pertengahan tahun.

Data Biro Statistik Australia yang dirilis Rabu (24/6) lalu menunjukkan inflasi inti tahunan berdasarkan trimmed mean, yang menghilangkan komponen harga yang paling bergejolak, naik menjadi 3,6 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan perkiraan ekonom sebesar 3,5 persen.

Sementara itu, inflasi utama tahunan tercatat sebesar 4 persen, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 4,3 persen. Bank sentral Australia telah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini sehingga suku bunga acuan (cash rate) berada di level 4,35 persen, sebelum memutuskan untuk mempertahankannya pada pertemuan bulan Juni.

instagram embed