Infografik: Akhirnya Pertamina Kuasai PGN

Menteri BUMN Rini M Soemarno resmi menandatangani akta pengalihan saham seri B milik Negara sebesar 56,96% di PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kepada PT Pertamina (Persero).
Dengan ditandatanganinya akta tersebut, maka Holding BUMN Migas resmi berdiri dengan Pertamina sebagai induk perusahaan (holding) dan PGN sebagai anggota holding. Pembentukan Holding BUMN Migas ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Oktober 2015 yang dituangkan dalam Roadmap Pengembangan BUMN.
Holding Migas awalnya ditargetkan terbentuk pada Juli 2016, namun molor hingga hampir 2 tahun. Holding Pertambangan malah lebih dahulu terbentuk pada akhir tahun lalu.
Total nilai aset Pertamina hingga Semester 1 2017 lalu tercatat sebesar USD 49,3 miliar atau Rp 665,55 triliun (kurs Rp 13.500). Sedangkan nilai aset PGN pada kuartal III 2017 tercatat USD 6,31 miliar alias setara dengan Rp 85,18 triliun.
Artinya, Holding Migas memiliki aset sekitar USD 55,6 miliar atau Rp 750,7 triliun. Berikut infografik dari kumparan (kumparan.com) untuk menggambarkan perjalanan pembentukan Holding Migas sejak 2015:

