Kumparan Logo

Ini Alasan Kemendag Belum Umumkan Mafia Minyak Goreng

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penjual memasukan minyak goreng curah kedalam jirigen di Kawasan Pasar Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penjual memasukan minyak goreng curah kedalam jirigen di Kawasan Pasar Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan alasan belum terungkapnya mafia minyak goreng, sebagai biang keladi dari permasalahan kelangkaan pasokan di tanah air.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengungkap, sebetulnya dari pihak aparat hukum merasa belum punya alat bukti yang cukup.

“Pak Menteri (Muhammad Lutfi) merasa yakin cukup bukti ternyata mungkin dari aparat hukum belum cukup,” jelas Oke pada rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR RI, Kamis (24/3).

Pernyataan Oke itu pun langsung ditanggapi oleh Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosidae. Ia mengatakan jika pengungkapan mafia minyak goreng sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Bahkan dirinya sendiri pun juga penasaran.

“Jadi dari Kementerian Perdagangan merasa sudah cukup bukti, mungkin dari aparat hukum versinya belum cukup bukti. Gitu ya Pak?,” tanya Andre sekali lagi.

“Mungkin Pak,” jawab Oke.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perdagangan mengatakan pihaknya dan kepolisian sudah mengantongi nama-nama calon mafia minyak goreng. Bahkan dalam rapat bersama DPR, Senin (21/3) pekan lalu berjanji akan mengungkapkan sosok mafia minyak goreng tersebut.

"Ini merupakan sesuatu yang kami serahkan ke kepolisian. Semoga dalam waktu 1-2 hari akan diungkap siapa yang bermain sebagai mafia ini," ujar Lutfi saat itu.