INKA Ekspor 3 Lokomotif dan 15 Kereta Penumpang ke Filipina

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengirim 3 lokomotif dan 15 kereta penumpang buatan perusahaan ke Filipina. Pengiriman tersebut bagian dari ekspor INKA untuk Philippine National Railways (PNR).
Lokomotif dan kereta tiba di Pelabuhan Manila South Harbor, Filipina pada Senin (21/12) waktu setempat. Pengiriman barang bermuatan besar ini membutuhkan waktu sekitar 10 hari via jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Direktur Utama INKA Budi Noviantoro mengatakan, ekspor lokomotif dan kereta ke Filipina merupakan kelanjutan dari kontrak pengadaan senilai USD 26 juta atau sekitar Rp 360 miliar yang ditandatangani oleh General Manager Philippine National Railways, Junn B Magno dengan Budi pada 28 Mei 2018 di Manila.
"Untuk saat ini tidak ada pengiriman lagi karena sudah all delivered. Jadi 1 kali langsung kirim," kata Budi saat dihubungi kumparan, Minggu (27/12).
Dia menjelaskan, ekspor kali ini merupakan ekspor perdana untuk jenis produk lokomotif produksi anak bangsa, menyusul ekspor sebelumnya yakni 2 Trainset Diesel Multiple Unit (DMU) senilai USD 9,7 juta pada Desember 2019 dan 4 trainset Diesel Multiple Unit (DMU) senilai USD 21,4 juta pada Februari 2020.
Katanya, ekspor lokomotif ke Filipina ini merupakan implementasi BUMN Go Global yang selama ini telah dilakukan INKA melalui ekspor produk-produk kereta api keluar negeri juga menjadi bukti keberlangsungan BUMN di tengah kondisi pandemi COVID-19.
Secara spesifik, lokomotif untuk Philippine National Railways memiliki sistem kelistrikan terintegrasi dengan penggerak diesel hidrolik yang diletakkan di bagian atas lokomotif, sehingga kereta tetap dapat melaju meski rel tergenang air setinggi 1 meter.
"Untuk kebutuhan kelistrikan rangkaian kereta, lokomotifnya telah dilengkapi genset, sehingga tidak diperlukan lagi gerbong pembangkit seperti pada umumnya," terangnya.
Untuk kenyamanan masinis dalam mengoperasikan lokomotif, juga telah tersedia kamera monitor pengintai yang diletakkan di sisi kanan dan kiri lokomotif. Kamera itu berfungsi untuk membantu tugas masinis mengawasi keadaan penumpang dan kereta dalam satu rangkaian lokomotif.
