Kumparan Logo

Investor Vietnam Minat Bangun Peternakan Sapi Perah di RI, Pasok Susu untuk MBG

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman ikut berupaya menyediakan pasokan susu untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia sedang menggaet investor agar mau menanamkan modal untuk membangun peternakan sapi perah di Tanah Air.

Amran mengungkapkan sejauh ini ada 46 investor luar negeri yang berminat berinvestasi di sektor pertanian Indonesia. Salah satunya, asal Vietnam yang disebut sebagai investor susu terbesar dunia.

“Sudah ada 46 (perusahaan asing mau investasi). Ada ini tinggal ada dari saya ketemu langsung dari Vietnam perusahaannya. Saya ke sana, ketemu Perdana Menterinya, ketemu Menteri Pertaniannya. Bahkan dia sudah dua kali ke Indonesia. Mudah-mudahan nanti bisa investasi. Dan ini adalah investor untuk susu terbesar dunia,” kata Amran dalam program Info A1 kumparan, Kamis (25/9).

Investor tersebut berencana membangun peternakan sapi perah di Indonesia untuk mendukung kebutuhan susu nasional. Apalagi, pemerintah sedang menjalankan program MBG.

“Sekarang 3 jutaan lebih ton susu yang impor. Produksi kita hanya 0,9 juta,” ujar Amran.

Pemimpin Redaksi kumparan Arifin Asydhad berbincang bersama Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dalam acara Info A1 kumparan di Jakarta, Kamis (25/9/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Amran mengungkapkan kebutuhan susu nasional mencapai 4 juta ton per tahun. Untuk itu, pemerintah menilai investasi baru di bidang peternakan sapi perah sangat dibutuhkan.

Amran mengakui sektor peternakan memang membutuhkan waktu cukup panjang untuk bisa berkembang. Karena itu, pemerintah juga mendorong pengembangan peternakan breeder agar produktivitas bisa meningkat secara bertahap.

Pada Oktober 2024, Amran telah menyampaikan bahwa investor Vietnam siap memasok 1,8 juta ton susu untuk mendukung program MBG. Amran juga sudah menjajaki kerja sama dengan TH Group asal Vietnam untuk meningkatkan produktivitas sapi perah dan pedaging. Investor tersebut meminta lahan sekitar 10.000 hektar untuk mendukung produksi susu untuk MBG.