ION Mobility Gandeng PLN, Bangun 100 'Pom Bensin' Motor Listrik di Jakarta
·waktu baca 2 menit

Produsen motor listrik pintar, ION Mobility, melalui anak usahanya PT Industri Ion Mobilitas menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk pengadaan infrastruktur pengisian daya sepeda motor bertenaga listrik (Electric Vehicle/EV).
Melalui kemitraan ini, ION Mobility akan berkontribusi dalam pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan komitmen awal sejumlah 100 unit di wilayah DKI Jakarta.
Stasiun pengisian ini dapat dicari melalui aplikasi mobile ION Mobility dan PLN. Hal itu akan memudahkan pengguna sepeda motor EV untuk mencari dan menggunakan lebih dari 2.900 SPKLU di DKI Jakarta, dan lebih dari 6.500 SPKLU di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, meskipun pihaknya telah berhasil dalam memulai pengembangan 'pom bensin' motor listrik, namun penting bagi PLN untuk tetap menjalin kerja sama kemitraan dengan para pemain industri seperti ION Mobility.
"Kami berharap dapat terus memahami kebutuhan pengguna EV di Indonesia, meningkatkan kemudahan pemakaian dan keandalan darn teknologi pengisian daya EV, termasuk dalam membuat biayanya semakin efisien," kata Darmawan Pada Indonesia Motorcycle Show 2022 di Di Jakarta Convention Center, Rabu (2/11).
Founder dan CEO ION Mobility James Chan mengatakan, selain turut berkontribusi membangun jaringan SPLU bersama PLN, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan terus mengembangkan inovasi teknologi pengisian daya cepat untuk ION Mobility dan motor EV lainnya dalam beberapa tahun ke depan.
"Kami yakin infrastruktur energi yang ideal untuk mendorong transisi penuh ke motor EV di Indonesia mencakup jaringan stasiun pengisian daya cepat, alat pengisian daya cepat di rumah dan stasiun penukaran baterai yang didukung oleh jaringan PLN," ucap James.
Hadir menyaksikan penandatanganan MoU, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sesuai amanat Presiden Jokowi melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019 mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan, pemerintah akan membawa Indonesia menjadi negara terdepan pada era kendaraan EV.
Tak hanya itu, pemerintah juga mendukung ekosistem kendaraan EV melalui banyak insentif yang diberikan.
"Untuk itu, saya menyambut baik program pembangunan SPKLU di mana pengguna bisa membayar sesuai penggunaannya, ini sangat bermanfaat bagi pengguna motor listrik di tanah air," pungkas Agus.
