Kumparan Logo

IP Expo Indonesia 2026: Pertemukan Raksasa IP Global, Brand hingga Ekraf

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster IP Expo 2026. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Poster IP Expo 2026. Foto: Dok. Istimewa

Menyusul kesuksesan besar pada debutnya tahun lalu, IP Expo Indonesia resmi kembali hadir di tahun ini. Mengingat pesatnya pertumbuhan ekonomi berbasis kekayaan intelektual (IP) di Asia Tenggara, ajang ini akan mempertemukan pemilik IP paling berpengaruh di dunia, pemilik brand, dan para kreator dalam satu tempat.

Diselenggarakan oleh GDP Venture dan dentsu Indonesia, acara dua hari ini akan berlangsung pada 7–8 Mei 2026 di Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Dua Pilar Utama, Satu Ekosistem

Acara ini menggabungkan dua pilar utama: exhibition dari para pemilik IP dan conference area sebagai marketplace.

  • Exibition: Menampilkan 52 eksibitor dari sektor entertainment, sports hingga gaming. Memberikan akses langsung bagi brand kepada IP yang paling diburu di pasar untuk kebutuhan lisensi dan kolaborasi.

  • Sesi Konferensi: Sebanyak 21 sesi selama dua hari akan mengupas tuntas peran IP dalam bisnis modern, mulai dari ekosistem konten hingga strategi monetisasi. Pembicara yang hadir mencakup nama besar global dan lokal seperti Sanrio, Toei Animation, Infia, Provaliant, dan Sony Music Publishing Indonesia.

Poster IP Expo 2026. Foto: Dok. Istimewa

Fokus pada Business Impact

IP EXPO 2026 juga menyediakan wadah interaksi bisnis langsung melalui Structured Business Meeting. Sesi ini memfasilitasi pertemuan one-on-one antara pemilik IP dan pemasar untuk mengeksplorasi peluang kemitraan dan lisensi secara lebih terfokus.

Eva Soputan, VP Business Development GDP Venture, menjelaskan saat ini, brand tidak hanya bersaing untuk mendapatkan perhatian, melainkan bersaing untuk menjadi relevan bagi audiensnya.

"Mengingat audiens kini memiliki kebebasan untuk memilih brand yang paling relevan bagi mereka, mereka secara alami akan tertarik pada hal hal yang memiliki makna, yaitu pada cerita dan budaya yang sudah mereka cintai. IP mendekatkan hubungan tersebut dengan menciptakan ikatan emosional yang membawa nilai sejarah dan komunitas. Di sinilah kreativitas dapat terhubung, tumbuh, dan berkelanjutan. IP Expo Indonesia hadir sebagai wadah yang menyatukan elemen elemen tersebut, sekaligus menjadi langkah menuju ekosistem IP yang lebih terkoneksi dan kolaboratif di Indonesia," jelas Eva melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/5).

Sementara itu, Elvira Jakub, Country CEO, dentsu Indonesia, menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar di ekonomi IP, namun kuncinya adalah bagaimana kreativitas terhubung dan berkelanjutan.

"Peran kami di dentsu adalah membantu brand menavigasi kompleksitas ini untuk hasil bisnis yang nyata. Saat brand dan IP bertemu, kita tidak sekadar mengejar tren; kita sedang menciptakan gelombang pertumbuhan yang membawa brand menjadi relevan dan tak tergantikan. Di saat brand semakin mengandalkan budaya dan fandom untuk menonjol, IP Expo Indonesia 2026 hasil kemitraan kami dengan GDP Venture hadir sebagai titik temu krusial di mana IP bertransformasi dari aset menjadi keunggulan kompetitif," tambah Elvira.

Informasi Tiket

Tiket IP Expo Indonesia 2026 kini tersedia di ipexpo.id, dengan promo khusus 20 persen bagi pemegang kartu BCA. Ikuti perkembangan terbaru melalui situs yang sama atau Instagram @ipexpo.id.

Informasi lebih lanjut hubungi, email: info@ipexpo.id.