Kumparan Logo

Istana Tegaskan Anggaran Belanja Pegawai Tidak Dipangkas di APBN

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi di Fisipol UGM, Rabu (11/12). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi di Fisipol UGM, Rabu (11/12). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi buka suara soal efisiensi anggaran usai Presiden Prabowo Subianto memangkas anggaran Kementerian/Lembaga.

Hasan menegaskan, meski ada efisiensi dalam APBN, tapi anggaran belanja pegawai di masing-masing instansi tidak akan terdampak.

“Perjalanan ke luar negeri dikurangi, seremonial-seremonial dikurangi, perjalanan dinas dikurangi. Tapi pelayanan publik tidak dikurangi, Public Service Obligation (PSO) tidak dikurangi, belanja gaji pegawai tidak dikurangi,” kata Hasan saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/2).

“Yang jelas presiden sudah jelas bahwa pelayanan publik, PSO, belanja pegawai, bantuan sosial itu bukan bagian efisiensi,” imbuhnya.

Menurut dia, pemerintah di masing-masing kementerian akan menghemat anggaran sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsinya. Program yang dipangkas harus program yang kurang bermanfaat bagi publik.

“Jadi arahan presiden itu untuk program yang selama ini tidak bisa diukur keuntungannya dan manfaatnya bagi publik itu ditiadakan,” tutupnya.

instagram embed