Kumparan Logo

Jadi Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng Mundur dari Kepengurusan Golkar

kumparanBISNISverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Surat Pengunduran Diri Rizal Mallarangeng dari Pengurus DPP Partai Golkar. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Surat Pengunduran Diri Rizal Mallarangeng dari Pengurus DPP Partai Golkar. Foto: Istimewa

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini, Jumat (19/6). Salah satu hasilnya, mengangkat Rizal Mallarangeng menjadi komisaris.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sirnulingga mengatakan, Rizal Mallarangeng telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum di DPP Partai Golkar. Dengan demikian, tidak ada aturan yang dilanggar ketika Rizal menjadi Komisaris Telkom.

"Bisa kami sampaikan bahwa sejak surat pengunduran diri beliau itu kami terima, maka bang Rizal kami anggap sudah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar dalam posisi Wakil Ketua Umum," ujar Arya dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Sabtu (20/6).

kumparan post embed

Ia pun menekankan, surat pengunduran diri tersebut tidak hanya disampaikan Rizal, namun juga secara resmi oleh kepengurusan Golkar. Menurut Arya, pengalaman Rizal Mallarangeng sebagai profesional dibutuhkan oleh Telkom.

"Jadi Bang Rizal sekarang nih udah betul-betul sebagai profesional dan beliau punya pengalaman banyak juga ya dan dibutuhkan di Telkom, gitu," tegasnya.

Setelah pengangkatan Rizal di Telkom, Arya berharap ada perubahan positif yang bisa menjadi gebrakan di Telkom. Sebab, menurutnya Rizal memahami betul kebutuhan perusahaan telekomunikasi milik negara itu.

"Bagaimana memonitize infrastruktur-infrastuktur Telkom lebih kuat nantinya ke depan, karena memang yang penting ke depan bagi Telkom saat ini adalah fokus di konten, nah bang Rizal ini punya pengalaman di sana juga," tandasnya.

Rizal Mallarangeng dan Airlangga Hartarto. Foto: Istimewa

Nama Rizal Mallarangeng tentu tidak asing lagi dalam dunia politik Indonesia. Rizal diketahui mengawali kiprahnya sebagai staf khusus Aburizal Bakrie yang menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada tahun 2004 dan kemudian Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat pada tahun 2005.

Rizal juga pernah menjadi salah satu pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada masa kepemimpinan Bakrie dan Airlangga Hartarto.

Saudara kandung Andi Mallarangeng tersebut merupakan lulusan S1 Universitas Gadjah Mada jurusan ilmu politik. Ia lalu mendapatkan beasiswa Fullbright untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 dalam bidang ilmu politik di Ohio State University.