Kumparan Logo

Jadi Salah Satu Orang Terkaya di RI, Irwan Hidayat Ngaku Bukan Pekerja Keras

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Direktur PT. Sido Muncul, Irwan Hidayat, ditemui di lokasi syuting iklan Kuku Bima Energi di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta Timur, Rabu (5/2). Foto: DN.  Mustika Sari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Direktur PT. Sido Muncul, Irwan Hidayat, ditemui di lokasi syuting iklan Kuku Bima Energi di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta Timur, Rabu (5/2). Foto: DN. Mustika Sari/kumparan

Orang bisa saja mengira kesuksesan diraih karena kerja keras dalam bekerja. Namun, Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mengaku bukan sosok pekerja keras.

Padahal, seperti yang kita tahu Irwan menjadi salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia berdasarkan Forbes di tahun 2020. Irwan menduduki peringkat ke-17 atau naik drastis dari posisi terakhirnya di tahun 2019 yang berada di urutan ke-30, dan ke-47 pada tahun 2018.

“Saya sama adik-adik saya boleh ditanya saya itu bukan pekerja keras. Kami ini bukan pekerja keras dari muda,” kata Irwan saat webinar di Marketeers Hangout 2021, Kamis (25/2).

Hanya saja dalam menjalankan bisnisnya, Irwan selalu memikirkan kebutuhan konsumen dan memiliki bayangan jauh ke depan.

“Tapi kalau pakai logika betul, saya selalu bayangin jadi konsumen. Saya bayangin konsumen masa depan seperti apa, tapi saya bukan pekerja keras,” tambahnya.

Presiden Direktur PT. Sido Muncul, Irwan Hidayat, ditemui di lokasi syuting iklan Kuku Bima Energi di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta Timur, Rabu (5/2). Foto: DN. Mustika Sari/kumparan

Selain itu, Irwan mengatakan selalu berpikiran kalau tidak sukses maka tidak punya apa-apa. Ia merasa orang sukses juga bakal sibuk karena banyak dicari orang.

“Saya selalu menyadarkan diri saya sendiri, kamu kalau enggak punya apa-apa, enggak ada yang mencari kamu,” ujar Irwan.

Dikutip dari Forbes, Senin (14/12), kekayaan Irwan dan keluarganya melonjak 41 persen di 2020. Kenaikan ini cukup menarik sebab terjadi di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Kenaikan tersebut membuat kekayaan Irwan dan keluarga saat ini mencapai USD 1,55 miliar atau setara Rp 21,94 triliun (kurs USD 1: Rp 14.100). Hal ini membuat Irwan menjadi salah satu pebisnis yang justru mencetak keuntungan di tengah pandemi ketika dunia usaha secara umum tertekan.

kumparan post embed

Adapun naiknya kekayaan Irwan dan keluarganya disebut-sebut disebabkan oleh larisnya produk Sido Muncul terutama Tolak Angin pada saat masa pandemiCOVID-19.

Forbes menyebutkan, Irwan Hidayat dan keluarganya memiliki saham mayoritas di Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, perusahaan jamu terbesar di Indonesia.

Perusahaan publik tersebut dilaporkan menguasai 60 persen pangsa pasar jamu Indonesia. Merek terbesarnya adalah Tolak Angin, yang meredakan batuk, pilek, dan memperbaiki pencernaan.

Tidak hanya di produk herbal, bisnis Irwan juga telah berkembang ke sektor perhotelan. Saat ini Irwan memiliki tiga hotel di Pulau Jawa.