Jakarta Banjir, Perjalanan KRL Sudah Berangsur Normal

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, memastikan sejumlah perjalanan kereta api yang sempat terdampak banjir kembali beroperasi normal.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan pada pukul 13.15 WIB genangan air yang sempat mengganggu fungsi prasarana KA di wilayah Stasiun Tanah Abang telah surut.
Dengan begitu, Stasiun Tanah Abang kembali berfungsi normal melayani perjalanan KA baik dari arah Bogor, Jatinegara, Rangkasbitung/Serpong/Parung Panjang dan sebaliknya.
"Sementara untuk jalur Tambun - Bekasi yang sempat diberlakukan pembatasan kecepatan dampak genangan air juga telah kembali dapat dilintasi dengan kecepatan normal," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Rabu (1/1).
Meski begitu, masih ada beberapa titik jalur lintas kereta api yang masih terimbas banjir. Beberapa titik tersebut adalah:
1. KM 9+900 lintas antara Rawa Buaya - Batu Ceper, ketinggian air masih mencapai 19 cm diatas Kop Rel. Kondisi tersebut berdampak pada perjalanan KA Bandara dan KRL Relasi Tangerang - Duri, belum dapat dilalui Kereta Api. Sejumlah perjalanan KRL dan KA Bandara dibatalkan.
2. KM 17+4 lintas antara Pondok Ranji - Kebayoran masih tergenang air. Namun pada pukul 11.15 jalur Hulu bisa dilalui dengan batas kecepatan 50/km. Sedangkan jalur hilir dilalui dengan kecepatan maksimal 40/km.
3. km 41+5/6 Citayam - Bojong Gede Pada pukul 10.20 WIB kecepatan KA dilokasi tersebut dibatasi 40 km/jam dampak genangan air disekitar jalur rel.
Untuk rute-rute di atas, Eva menyebut akan melakukan sejumlah langkah untuk mengatasinya. Mulai dari perubahan pola operasi hingga pembatalan perjalanan.
Dia mengimbau agar para pengguna jasa kereta api jarak jauh agar dapat mengatur keberangkatannya lebih awal menuju stasiun. Hal ini dilakukan agar tidak tertinggal kereta, mengingat sejumlah ruas jalan raya juga terdapat titik banjir
"Hingga kini seluruh tim PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan kondisi di lintas untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di sejumlah area jalur rel yang terdampak banjir," katanya.
Sementara untuk keberangkatan kereta api jarak jauh, baik dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir, terdapat beberapa kereta yang mengalami keterlambatan akibat genangan air di sejumlah titik jalur rel. Beberapa diantaranya:
1. KA 306 Bengawan (Pasar Senen-Purwosari)
2. KA 144 Gajahwong (Pasar Senen-Lempuyangan)
3. KA 56 Argo Parahyangan (Gambir-Bandung)
4. KA 146 Fajar Utama Yogya (Pasar Senen - Yogyakarta)
5. KA 262 Tawang Jaya Premium (Pasar Senen-Semarang Tawang)
6. KA 136 Dharmawangsa (Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi)
7. KA 4 Argo Bromo Angrek (Gambir - Surabaya Pasar Turi)
8. KA 40 Argo Parahyangan (Gambit-Bandung)
9. KA 98F Taksaka Fakultatif (Gambir-Yogyakarta)
10. KA158 Sawunggalih (Pasar Senen-Kutoarjo).
