Kumparan Logo

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Rampung 96,67 Persen, Target Selesai Tahun Ini

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh. Foto: Dok. Kementerian PU
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh. Foto: Dok. Kementerian PU

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74,2 km kini tengah dalam tahap akhir pada Seksi Padang Tidji-Seulimeum dan Seksi Kuto Baro-Simpang Baitussalam. Kini progres fisik tol dengan 6 seksi ini mencapai 96,67 persen.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, jalan tol pertama di Provinsi Aceh yang digarap oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) ini ditargetkan seluruhnya selesai pada 2025.

Nantinya, kehadiran jalan tol ini dibutuhkan untuk mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan efisiensi serta menurunkan biaya transportasi.

“Karena diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antarwilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Dody dalam keterangannya, Selasa (24/6).

Pembangunan jalan tol ini dilaksanakan secara bertahap sejak semester II/2018 dengan pembangunan ruas Indrapuri-Blang Bintang.

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh. Foto: Dok. Kementerian PU

Adapun dari 6 seksi jalan tol ini, Seksi 1 Padang Tidji-Seulimeum sepanjang 24,67 km saat ini telah memasuki tahap akhir konstruksi dengan progres fisik 99,46 persen. Penyelesaian pembangunan saat ini meliputi gerbang tol, box culvert, dan overpass.

Kemudian Seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 6,26 km telah beroperasi sejak 8 Maret 2022, Seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16,37 km beroperasi sejak 26 Februari 2021.

Selain itu, Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14,60 km juga telah beroperasi sejak 1 Juli 2020, dan Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 7,3 km juga telah beroperasi.

Selanjutnya Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam sepanjang 5 km untuk jalan utama sudah selesai 100 persen.

Dengan penyelesaian dua seksi terakhir tersebut, seluruh trase Tol Sigli-Banda Aceh akan tersambung penuh antara Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Pidie pada 2025.

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh. Foto: Dok. Kementerian PU

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh merupakan salah satu ruas utama (backbone) Jalan Tol Trans Sumatera yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Rampungnya jalan tol ini diharapkan bisa menjadi penggerak pertumbuhan kawasan, memperlancar arus barang dan mobilitas masyarakat serta membuka akses terhadap pusat-pusat produksi dan distribusi di wilayah Aceh.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Heri Yugiantoro menjelaskan saat ini tengah diselesaikan pembangunan Simpang Susun (SS) Kutabaro dengan progres 87 persen.

“Untuk Seksi Kutabaro-Simpang Baitussalam hanya simpang susun saja yang belum tuntas, saat ini progresnya sudah 87 persen, sementara untuk mainroad sudah operasi,” kata Heri.