Jalur Pantai Selatan Banten-Banyuwangi Ditargetkan Selesai di 2024

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang menghubungkan Lebak, Banten, dengan Banyuwangi, Jawa Timur, sepanjang 1.500 km selesai di 2024.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, menjelaskan jalur Pansela dari Kabupaten Lebak, Banten hingga Tulungagung, Jawa Timur sepanjang 896 km saat ini seluruhnya telah terbangun.
"Sekarang tinggal yang wilayahnya Jawa Timur. Dari Trenggalek, Tulungagung, sampai ke Glenmore Banyuwangi. Nanti nyambung dengan Tol Banyuwangi," kata Sugiyartanto kepada kumparan, Jumat (14/4).
Dia menjelaskan, pengerjaan jalur Pansela cenderung agak lama lantaran terkendala proses perluasan jalan eksisting. Dalam hal ini pemerintah daerah yang bertugas dalam pembebasan lahan, sementara urusan Kementerian PUPR adalah konstruksi.
"Tanahnya dari Pemda, kita konstruksinya. Pokoknya kalau jalan itu tanahnya bebas, konstruksinya mau ngajak kami lembur ya ayo," kata Sugiyartanto.
Menurut dia untuk mempercepat konstruksi, Kementerian PUPR mengerjakan jalur Pansela secara parsial. Artinya jalan yang lahannya telah dibebaskan, konstruksi langsung dijalankan. Dengan begitu, Sugiyartanto yakin jalur Pansela selesai di 2024.
"Tahun depan moga-moga nambah 200 km lagi yang selesai. Kita berharap sebenarnya 2024 nanti tuntas, tapi kan bertahap terus," katanya
Sugiyartanto mengatakan, pembangunan jalur Pansela pada tahun ini menelan anggaran sekitar Rp 400 miliar. Dana yang dipakai itu berasal dari Islamic Development Bank (IDB) dan pendanaan dari APBN.
