Kumparan Logo

Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Tips Investasi untuk Gen Z

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi investasi. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi investasi. Foto: Shutter Stock

Investasi saat ini bukan lagi kata yang identik dengan pengusaha, atau kelompok ekonomi menengah ke atas. Mayoritas generasi kelahiran 1997-2012 atau yang dikenal dengan gen Z, ternyata juga sudah mulai melek investasi.

Generasi Z mulai memaknai investasi sebagai salah satu cara mengelola pemasukan. Supaya tak salah langkah, berikut kumparan rangkum tips investasi untuk generasi Z.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho menjelaskan secara umum, instrumen investasi yang cocok bagi gen Z adalah instrumen high risk high return. Pasalnya, gen Z memiliki sikap berani dan penasaran untuk ambil resiko tinggi.

"Gen Z ini relatif masih lebih banyak waktunya untuk bangkit lagi bila investasinya gagal," kata Andy kepada kumparan, Minggu (4/6).

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (6/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Selain itu, Andy menilai, gen Z lebih membutuhkan investasi jangka panjang. Mengingat usia mereka yang masih muda.

"Produk yang bisa dipilih bisa berupa pasar saham, forex, reksadana pasar saham, atau bisnis," terang dia.

Lebih lanjut, Andy memberikan beberapa tips mengatur keuangan untuk generasi Z. Pertama, mendisiplinkan diri menyisihkan 10 persen dari penghasilan bulanan untuk investasi.

Kedua, membuat skala prioritas dalam membelanjakan uang bulanan. Hindari berbelanja yang hanya memuaskan keinginan.

"Paling penting hindari sikap FOMO, dan kendalikan gaya hidup," tegas Andy.

"Agar bisa rutin investasi maka sebaiknya segera sisihkan untuk investasi di awal ketika kita terima penghasilan," tandasnya.

embed from external kumparan