Kumparan Logo

Jasa Marga Raup Laba Inti Rp 1,9 Triliun Sepanjang Semester I 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara kendaraan melintas di Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025). Jasa Marga memberlakukan buka tutup di Jalan Tol Layang MBZ arah Cikampek imbas adanya kepadatan pada H-3. Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara kendaraan melintas di Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025). Jasa Marga memberlakukan buka tutup di Jalan Tol Layang MBZ arah Cikampek imbas adanya kepadatan pada H-3. Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha di luar konstruksi sebesar 4,1 persen, sejalan dengan peningkatan laba inti menjadi Rp 1,9 triliun atau tumbuh 7,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani menjelaskan kinerja keuangan perseroan didorong oleh kenaikan lalu lintas dan penyesuaian tarif jalan tol pada 2024 serta semester I 2025.

“Pertumbuhan pendapatan usaha di luar pendapatan konstruksi tercapai sebesar 4,1 persen,” ucap Pramitha dalam Public Expose 2025 secara daring, Jumat (12/9).

Ia menambahkan, pertumbuhan pendapatan juga mendorong perbaikan pada kinerja operasional. EBITDA Jasa Marga tercatat naik 4,1 persen secara tahunan dengan margin konsisten di level 67 persen.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan menjaga beban usaha agar tetap terkendali.

“Pencapaian positif ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga pertumbuhan beban usaha agar tetap lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan usaha,” jelasnya.

Selain itu, dari sisi laba inti atau core profit, Jasa Marga mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,1 persen secara tahunan.

Progres Jalan Tol Akses Patimban

Di sisi pengembangan usaha, Jasa Marga masih fokus pada sejumlah proyek strategis. Salah satunya adalah pembangunan jalan tol Akses Patimban.

Menurut Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Agus Setiawan, perseroan mendapat porsi pembangunan sekitar 14 kilometer (km) dari total panjang jalan tol 37 km.

“Untuk jalan tol Akses Patimban, Jasa Marga berkewajiban untuk membangun kurang lebih 14 km jalan tol dari keseluruhan jalan tol Akses Patimban sepanjang 37 km dengan mendapat dukungan pemerintah melalui skema PCM,” jelasnya.

Agus menambahkan, konstruksi jalan tol tersebut ditargetkan mulai akhir tahun ini dan diharapkan beroperasi penuh pada 2027.

instagram embed