Jasa Marga Resmi Spin Off Anak Usaha Tol Trans Jawa Rp 18,11 Triliun
·waktu baca 2 menit

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akhirnya telah melakukan pemisahan anak usaha atau spin off Tol Trans Jawa yaitu PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), 1 Juli 2022.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/7), Jasa Marga mengatakan, pemisahan divisi regional trans jawa ini terdiri atas 5 segmen operasi jalan tol yakni Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang ABC, dan Surabaya-Gempol.
Pun perseroan juga telah memisahkan kepemilikan kepemilikan saham 9 anak perusahaan Jalan Tol Transjawa. Kendati perseroan menyerahkan kepemilikan saham Perseroan di 9 ruas Anak Perusahaan Jalan Tol Transjawa kepada PT JTT, namun Perseroan tetap mempertahankan kepemilikan saham sebagai pemegang saham mayoritas PT JTT.
Dengan begitu PT Jasa Marga tidak kehilangan hak atas pengendaliannya. Adapun nilai transaksi dari aksi korporasi tersebut adalah sebesar Rp 18,11 triliun.
Sekretaris Perusahaan Jasa Marga Nixon Sitorus mengatakan, transaksi ini tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi perseroan. Namun transaksi ini memberikan beberapa manfaat.
Salah satunya, dengan dilakukannya Pemisahan, JTT selaku anak perusahaan penerima pemisahan dapat lebih kompetitif dan fleksibel dalam mengambil keputusan bisnis guna menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan.
“Pemisahan akan mendorong pengembangan dan pengelolaan aset yang lebih intensif ke depannya sehingga tercipta pemanfaatan aset yang lebih optimal,” tulisnya.
Selain itu, dengan dilakukannya pemisahan diharapkan akan mendorong berjalannya praktik-praktik terbaik (best practice) dan tata kelola perusahaan yang lebih baik.
Pemisahan ini juga akan mendorong efisiensi dari sisi operasional di ruas-ruas terkait sehingga memberikan dampak positif bagi pelayanan bagi pengguna jalan.
