Kumparan Logo

Jelang Beroperasi Agustus, Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Sudah 96,7%

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

 Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai hampir rampung. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mencatat progres proyek tersebut telah mencapai 96,77 persen hingga pekan ketiga Juli 2026. Jalur baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan saat ini proyek memasuki tahap akhir penyelesaian, sekaligus persiapan operasional. Sejumlah pengujian masih dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Progres pengerjaan secara keseluruhan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai telah mencapai 96,77 persen per minggu ketiga Juli 2026,” kata Iwan kepada kumparan, Rabu (29/7).

Iwan memastikan serangkaian pengujian oleh DJKA yang tengah dilakukan meliputi pengujian jalur, bangunan, fasilitas operasi, dan sederet aspek keselamatan.

Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Iwan menjelaskan berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya, potensi penumpang harian LRT Jakarta secara keseluruhan dari Kelapa Gading-Manggarai mencapai 60.000 sampai 80.000 orang secara bertahap.

Sementara itu, untuk pengembangan jalur lanjutan Manggarai-Dukuh Atas, Iwan membeberkan proyek masih berada pada tahap pengajuan izin trase dan pendalaman studi kelayakan.

“Untuk jalur Manggarai-Dukuh Atas saat ini sedang dilakukan pengajuan izin trase dan pendalaman feasibility study, targetnya konstruksi jalur Manggarai-Dukuh Atas dapat dimulai tahun 2027,” terang Iwan.

video story embed