Jelang Lebaran, Tren Penjualan Perhiasan Diproyeksi Melejit
·waktu baca 2 menit

Menjelang Hari Raya Lebaran 2025, sejumlah toko perhiasan emas semakin ramai didatangi pembeli. Himawan, pedagang emas di ITC Depok, Jawa Barat, mengatakan penjualan emas meningkat sejak Januari 2025, tapi biasanya toko-toko emas di sini akan lebih ramai lagi menjelang puasa hingga H-7 sebelum Lebaran.
Menurut Himawan, masyarakat, terutama warga Depok cukup mempertimbangkan kepemilikan perhiasan emas saat Lebaran datang. Alasannya, emas bisa menjadi status sosial seseorang ketika dipergunakan saat hari sakral tersebut, bahkan kerap menjadi tradisi.
"Lebaran meningkat, pasti, yakin. Orang Depok seneng sama emas, ibu-ibu, anaknya, meningkat lah mudah-mudahan," jelas Himawan ketika didatangi kumparan di gerainya, Jumat (7/2).
Hari ini harga perhiasan emas cincin di gerai Himawan ada di harga Rp 885.000 kadar 8 karat dengan berat 1,31 gr, Rp 1.371.000 kadar 8 karat dengan berat 1,89 gr, dan Rp 2.460.000 kadar 16 karat dengan berat 2,05 gr.
Dia berharap, kenaikan penjualan perhiasan emas akan meningkat berkali-kali lipat dibanding Lebaran tahun 2024. Apalagi hari ini harga logam mulia masih berada di posisi yang cukup tinggi, di situs Logam Mulia harga emas ada di angka Rp 1.660.000 per gram.
kumparan juga menemui penjual perhiasan emas di Pasar Citayam, Jawa Barat bernama Hasanah. Dia memperkirakan saat Lebaran 2025 pembeli perhiasan emas semakin bertambah seiring permintaan yang cukup banyak di daerah ini.
Setiap kali lebaran, katanya, masyarakat setempat di daerah Citayam dan sekitarnya juga ikut memboyong emas. Kata Hasanah, perhiasan favorit warga Citayam ialah gelang dan cincin.
Harga cincin di gerai Hasanah berada di harga Rp 805.000 kadar 8 karat dengan berat 1,20 gr, Rp 1.265.000 kadar 8 karat dengan berat 1,70 gr, dan Rp 2.374.000 kadar 16 karat berat 2,00 gr.
"Setiap tahun udah langganan di sini (Citayam), tahun kemarin aja ramai, kayaknya sih ramai lagu nanti lebaran besok (2025)," terang Hasanah kepada kumparan, Jumat (7/2).
