Jembatan Musi IV Ditargetkan Bisa Beroperasi November 2018

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan pembangunan Jembatan Musi IV di Palembang, Sumatera Selatan, saat ini sudah mencapai 90 persen. Jembatan yang konstruksinya dikerjakan PT Adhi Karya sejak Maret 2016 ini ditargetkan beroperasi pada November 2018.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Jembatan Musi IV sudah sangat ditunggu masyarakat Sumatera Selatan, karena akan mengurangi beban lalu lintas Jembatan Ampera dan mendukung kelancaran mobilitas keluar masuk Metropolitan Palembang.
“Infrastruktur jembatan, flyover dan underpas disamping memperlancar arus lalu lintas juga perlu dibuat indah dengan memasukan elemen budaya lokal sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan menambah estetika kota,” kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/8).

Hari ini, di sela perhelatan Asian Games ke-18 di Palembang, Basuki meninjau progres pembangunan Jembatan Musi IV yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI (Sumsel - Babel dan Lampung) Direktorat Jenderal Bina Marga.
Peninjauan dilakukan menggunakan perahu menyusuri Sungai Musi yang ramai dengan lalu lintas kapal barang dan penumpang, sekaligus melintasi bagian bawah jembatan.
Jembatan Musi IV merupakan jembatan tipe Cable Stay Extradosed dan PC U-Girder yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 553 miliar dengan total panjang 1.130 meter dengan panjang bentang utama 312,8 meter.

Lebar jembatan ini mencapai 12 meter yangn digunakan untuk bahu jalan dan dua lajur kendaraan. Jembatan ini juga dilengkapi dengan jembatan penghubung dan jalan pendekat pada kedua sisi.
Selain itu, aspek kualitas konstruksi dan keindahan jembatan diperhatikan sehingga menambah kualitas wajah kota Palembang sebagai kota tepi air Sungai Musi yang dinamis dan legendaris. Salah satunya pemasangan ornamen singkar suku Paksangko, perhiasan kepala khas Kerajaan Sriwijaya pada kedua tiang jembatan.
Jembatan ini akan dilengkapi lampu artistik menambah indah lansekap dan arsitektur Kota Palembang di kala malam. PUPR Aspek keamanan jembatan menjadi prioritas utama melalui penerapan Structural Health Monitoring System (SHSM) untuk memonitor kesehatan jembatan dan mengirimkan informasi ke pusat data.
