Kumparan Logo

Jokowi Ajak Digital Talent Indonesia di Luar Negeri Segera Kembali ke Tanah Air

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo.  Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para digital talent Indonesia yang kini berkarir di luar negeri agar secepatnya bersedia pulang ke Tanah Air.

Sebab, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar. Pada 2025 mendatang, nilainya diproyeksi mencapai USD 146 miliar atau setara Rp 2.100 triliun (kurs USD 1: Rp 14.300). Untuk mengembangkan potensi tersebut maka diperlukan talenta-talenta digital yang mahir di bidangnya. Untuk itu

“Dan digital talent kita yang kita miliki di luar memang harus kita undang untuk kembali ke Tanah Air,” ujar Jokowi dalam Peresmian Sea Labs Indonesia secara virtual, Selasa (1/3).

Menurut Jokowi, Indonesia membutuhkan talenta digital semua bidang seperti artificial intelegence, cloud computing, digital desain, digital marketing hingga blockchain.

“Saya kira banyak anak kita yang ada di luar perlu kita undang kembali ke Tanah Air dalam rangka membangun ekosistem digital kita agar lebih baik dan kondusif lagi,” ujar Jokowi.

Ilustrasi Blockchain. Foto: Shutter Stock

Untuk itu, Jokowi pun berpesan kepada Sea Labs Indonesia agar bisa membawa kembali para diaspora Indonesia di bidang digital agar mau berkarya di Tanah Air.

“Saya sangat hargai apa yang telah dilakukan oleh Sea Labs Indonesia yang sudah banyak mengundang digital talent kita untuk kembali ke Tanah Air. Tadi saya dibisiki tahun 2023 akan diundang 1.000 orang yang bisa kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Sea Labs Indonesia merupakan pusat pelatihan insentif bagi talenta digital Tanah Air. Sea Chairman and Group CEO, Forrest Li menyatakan bahwa Sea Labs Indonesia akan merekrut dan mempekerjakan setidaknya 1.000 talenta digital hingga tahun 2023. Sea Labs juga berkomitmen akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi para engineers muda, product manager dan banyak lagi.

Warga mengamati aplikasi-aplikasi 'start up' yang dapat diunduh melalui telepon pintar. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Li mengatakan bahwa saat ini ekosistem digital Indonesia tidak kalah dengan yang ada di luar negeri. Menurutnya kini talenta digital Indonesia bisa mengerjakan project teknologi kelas dunia di negeri sendiri. Untuk itu, ia pun mengajak para talenta digital Indonesia yang bekerja di perusahaan global di luar negeri agar segera kembali ke Indonesia.

Pihaknya bahkan berjanji akan memberikan remunerasi yang baik bagi para talent yang mau pulang dan bergabung dengan Sea Labs Indonesia. “Ini akan jadi peluang yang sangat baik dan silakan kembali. Kami akan menyediakan remunerasi yang sangat baik dan mendukung pengembangan kemampuan yang anda miliki untuk masa depan,” tutupnya.