Jokowi Banggakan Bangun Jalan Tol 2.040 Km dan 16 Bandara dalam 7 Tahun
ยทwaktu baca 2 menit

Presiden Jokowi menyampaikan sederet pembangunan infrastruktur di Indonesia selama masa jabatannya. Mulai dari jalan tol, bandara, pelabuhan, hingga bendungan dan irigasi dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.
Jokowi mengatakan, efek dari Perang Rusia dan Ukraina tidak hanya berdampak kepada makro ekonomi saja, melainkan juga ekonomi mikro. Sehingga, harus ada perubahan pola pikir dalam menanggapi kondisi ekonomi global saat ini.
"Oleh sebab itu, kita beruntung dalam tujuh tahun ini kita telah membangun pondasi. Ini penting infrastruktur. Jalan tol terbangun 2.040 km, bandara ada 16 baru, pelabuhan ada 18 yang baru seaport kita," ujarnya saat Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Rabu (7/9).
Dia melanjutkan, pemerintah juga sudah membangun 29 bendungan dan akan bertambah sembilan sampai akhir tahun menjadi total 38 bendungan. Lalu pembangunan irigasi sudah mencapai 1,1 juta hektar.
"Sehingga kemarin kita mendapatkan dari International Rice Research Institute yang mengatakan sistem ketahanan kita baik dan swasembada beras sejak 2019," ungkapnya.
Meski begitu, Jokowi meminta pemerintah tidak hanya memikirkan pembangunan infrastruktur yang raksasa saja, melainkan infrastruktur untuk kegiatan masyarakat di pedesaan.
Misalnya pembangunan jalan desa dan jembatan melalui alokasi anggaran dana desa, yang sudah digelontorkan oleh pemerintah senilai Rp 468 triliun.
Jokowi mengungkapkan, melalui dana tersebut pembangunan jalan desa yang sudah terealisasi mencapai 227.000 km. Walaupun demikian, kata dia, pembangunan jalan desa tersebut masih jauh dari cukup.
"Jangan salah, itu masih pendek menurut saya, karena desa kita itu ada 74.800, kalo dibagi 227 ribu dibagi itu, satu desa hanya 3 km, itu masih sangat kurang satu desa 3 km, sehingga jalan-jalan produksi itu menjadi ada," tuturnya.
Selain itu, Jokowi juga menyebutkan pemerintah telah membangun 1,3 juta meter jembatan yang dapat menyambungkan satu dusun ke dusun lainnya, serta pembangunan 4.600 embung.
"Hal-hal yang tidak pernah kita lihat, tapi itu sudah terjadi dan sudah terealisasi. Itu dana desa yang sudah digelontorkan," tandas Jokowi.
