Kumparan Logo

Jokowi Banggakan Unicorn hingga Hilirisasi Nikel RI ke Dunia di Pertemuan B20

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kiri) dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). Foto: ANTARA FOTO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kiri) dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). Foto: ANTARA FOTO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Presiden Jokowi membanggakan ekonomi digital dan industri hilirisasi dalam negeri di hadapan pejabat negara dunia dan para pengusaha global dalam B20 Inception Meeting. Acara ini merupakan rangkaian dari Presidensi Indonesia di G20.

Salah satu kemajuan ekonomi digital yang dibanggakan Jokowi adalah Indonesia memiliki banyak perusahaan dengan nilai kapitalisasi jumbo mulai dari unicorn hingga decacorn.

"Ekonomi digital Indonesia berkembang pesat. Saat ini Indonesia memiliki 1 decacorn dan 8 unicorn," ujar Jokowi dalam pidatonya pada Kamis (27/1).

Dalam acara ini, tak lupa Jokowi mengundang negara-negara lain buat berinvestasi di sektor ekonomi digital Indonesia.

"Indonesia sangat menarik untuk investasi pada infrastruktur ekonomi digital. Kami ingin mengundang investasi yang memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi ekonomi digital ini," pungkas Jokowi.

Sejumlah Menteri dan Wakil Ketua Kadin Shinta Kamdani (ketiga dari kiri) di Acara B20 Inception Meeting di Fairmont, Jakarta, Kamis (27/1/2022) malam. Foto: Dok Kementerian BUMN

Jokowi Sebut Nikel RI Melimpah

Di hadapan para pengusaha dari berbagai dunia tersebut, Jokowi juga mengatakan Indonesia kaya akan sumber daya alam mulai dari nikel hingga tembaga.

Seorang pekerja menunjukan bijih nikel di pabrik pertambangan nikel. Foto: REUTERS/Yusuf Ahmad

Dengan melimpahnya kekayaan alam ini. Jokowi memastikan Indonesia bakal memenuhi kebutuhan dunia. Syaratnya, berbagai komoditas tidak diekspor dalam bentuk mentah (raw material).

"Kami kaya akan nikel, bauksit, timah, dan tembaga. Kami memastikan akan menyuplai cukup bahan-bahan tersebut untuk kebutuhan dunia. Namun bukan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dalam bentuk barang jadi atau setengah jadi yang bernilai tambah tinggi," kata Jokowi