Kumparan Logo

Jokowi: Bogor-Sukabumi Naik Mobil Bisa 6 Jam, Ini Keterlaluan Sekali

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Joko Widodo meninjau pengerjaan Stasiun Cicurug. (Foto: Moh. Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Joko Widodo meninjau pengerjaan Stasiun Cicurug. (Foto: Moh. Fajri/kumparan)

Presiden Joko Widodo akhirnya merealisasikan niatnya untuk membangun jalur ganda (double track) rel kereta api rute Bogor-Sukabumi sepanjang 57 km. Dia berharap dengan adanya jalur ganda ini bisa lebih mempercepat mobilitas masyarakat yang ingin pergi ke Sukabumi dari Bogor maupun Jakarta dengan moda transportasi kereta.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengungkapkan bila kondisi lalu lintas darat menuju ke Sukabumi saat ini cukup padat. Bahkan Jokowi sempat merasakan perjalanan dari Bogor menuju Sukabumi dengan naik mobil harus ditempuh dalam waktu 6 jam. Berarti dari Jakarta bisa sampai 9 jam.

"Saya pernah mencoba naik mobil dari Bogor ke Sukabumi tanpa pengawalan tapi sebelum jadi presiden. Memakan waktu 6 jam padahal hanya berapa sih kurang lebih 60 km. Mau masuk jembatan macet, maju lagi macet. Ini sangat keterlaluan, terlalu, betul-betul keterlaluan sekali," keluh Jokowi saat groundbreaking pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi di Stasiun Cicurug, Sukabumi, Jumat (15/12).

Jokowi tiba di lokasi groundbreaking (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi tiba di lokasi groundbreaking (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Maka dari itu, pemerintah tidak tinggal diam. Sejumlah infrastruktur mulai dibangun agar akses menuju Sukabumi bisa ditempuh lebih cepat. Misalnya dengan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi yang ditargetkan selesai 2020 mendatang.

"Kita harapkan yang Bogor-Sukabumi bisa selesai tahun 2020, tadi disampaikan Pak Menteri tahun 2020. Tapi masih saya tawar 2019, enggak mau masih berat Pak. Oke 2020 tapi rampung betul 2020," jelas Jokowi.

Dengan adanya jalur ganda ini, trafik perjalanan KA dari Bogor menuju Sukabumi akan meningkat. Cara ini dinilai Jokowi ampuh menekan kemacetan di sepanjang ruas jalan Bogor menuju Sukabumi.

"Kalau sekarang 3 perjalanan KA nanti bisa 6 perjalanan KA atau lebih dari itu. Sekarang mengangkut orang sekarang 3.000 nanti 11.000. Ini akan mengurangi kemacetan di jalan raya," imbuhnya.

Infrastruktur lain yang sedang dibangun adalah jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 54 km. Jokowi minta Kementerian PUPR mempercepat pengerjaan jalan Tol Bocimi yang ditargetkan harus segera beroperasi di Oktober 2019. Untuk seksi I dari Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km ditargetkan bisa beroperasi tahun depan.

"Saya sekali saja enggak kuat 6 jam, apalagi masyarakat tiap hari macet, macet. Jadi tolnya Sukabumi-Bogor bulan Oktober 2019 rampung," minta Jokowi.