Kumparan Logo

Jokowi Dorong KTT IMT-GT Percepat Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Ketidakpastian

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Indonesia Jokowi memberikan paparan saat retreat session Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (11/5/2023). Foto: Mast Irham/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Indonesia Jokowi memberikan paparan saat retreat session Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (11/5/2023). Foto: Mast Irham/Pool via REUTERS

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong KTT ke-15 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) bisa membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi. Apalagi, kata Jokowi, saat ini kondisi perekonomian global masih belum stabil.

Jokowi mengungkapkan dampak ketidakpastian ekonomi tersebut juga masih terus mengancam semua negara.

"Ke depan IMT-GT harus semakin mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, karena tantangan ke depan tidak mudah, ketidakpastian masih tinggi," kata Jokowi di Labuan Bajo, Kamis (11/5).

Jokowi menilai adanya IMT-GT bisa berdampak positif, khususnya kepada penduduk dari ketiga negara tersebut. Ia juga menyambut baik perdagangan dari IMT-GT masih bagus.

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama sejumlah kepala negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/5/2023). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

"Saya senang meskipun dilanda krisis global volume perdagangan IMT-GT berhasil mencapai USD 618 miliar tahun 2021," ujar Jokowi.

Jokowi meminta kerja sama dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand harus terus dipererat. Sehingga daya saing ketiga negara bisa semakin meningkat.

"Mari kobarkan semangat kolaborasi, khususnya dengan peningkatan daya saing, konektivitas pariwisata, dan investasi untuk mencapai visi IMT-GT tahun 2026," tutur Jokowi.