Kumparan Logo

Jokowi Groundbreaking Nusantara Sustainability Hub IKN, Bakal Ada Riset Stanford

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi meresmikan pembangunan Nusantara Sustainability Hub di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Rabu (5/6). Foto: YouTube Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi meresmikan pembangunan Nusantara Sustainability Hub di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Rabu (5/6). Foto: YouTube Setpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri groundbreaking proyek Nusantara Sustainability Hub di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Rabu (5/6).

Jokowi mengapresiasi dan menghargai Nusantara Sustainability Hub dibangun dengan bekerja sama PT Pertamina (Persero), Grup Bakrie, serta perusahaan lainnya.

“Ini akan menarik nantinya perusahaan-perusahaan yang lain, universitas yang lain untuk bisa bekerja sama di sini sehingga menjadi sebuah showcase riset negara kita dan pengembangan ekonomi-ekonomi baru, utamanya ekonomi hijau di negara kita,” ujar Jokowi dalam sambutannya, Rabu (5/6).

Sementara itu, CEO and President Director PT Bakrie & Brothers Tbk Anindya Novyan Bakrie menyebut pembangunan Nusantara Sustainability Hub bukan hanya dengan prinsip perangkat keras (hardware). Selain hardware, Nusantara Sustainability Hub dibentuk dengan prinsip pembangunan software dan brainware, termasuk adanya pembangunan riset dari Stanford.

“Pak Presiden berkenan hadir di November 2023 di sela APEC, itu membuat kepercayaan yang tinggi lembaga internasional seperti Stanford untuk memulai sesuatu dengan IKN karena mereka meyakini mimpi besar yang bapak sampaikan di sana,” tutur Anindya.

instagram embed

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati merinci tanah seluas 2,5 hektare itu nantinya akan dibangun 40 persen atau 9.000 meter square adalah untuk hardware.

“Kami bangun ada smart building dengan seluruh fasilitasnya, baik fasilitas untuk research and development, kemudian laboratory, maupun virtual reality training. Ini semua kita gunakan AI dan robotik di R&D,” ujar Nicke.

Nicke menjelaskan Nusantara Sustanaibility Hub nantinya tidak hanya pengembangan software, namun juga brainware melalui virtual assistant training.

“Semua WP (Wilayah Perencanaan) di IKN dan daerah penyangga akan membuat kemandirian energi Indonesia menjadi lebih baik. Setelah kita ada anchor, ada Stanford, ada Pertamina dengan riset yang sudah proven ini maka sudah bisa meng-invite. Sudah banyak yang tertarik untuk bergabung,” imbuh Nicke.