Bisnis
·
15 September 2021 10:22
·
waktu baca 2 menit

Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di RI dan ASEAN

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di RI dan ASEAN (96361)
searchPerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi hari ini menghadiri groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat. Nilai investasinya mencapai USD 1,1 miliar atau setara dengan Rp 15,95 triliun (kurs dolar Rp 14.500).
ADVERTISEMENT
"Kita patut bersyukur hari ini, bisa menyaksikan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia dan bahkan yang pertama di Asia Tenggara," kata Jokowi di lokasi, Rabu (15/9)
Jokowi menuturkan, pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik itu merupakan wujud keseriusan pemerintah melakukan hilirisasi industri. Sebab, menurut Jokowi, kejayaan komoditas bahan mentah sudah berakhir.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Dan kita harus berani mengubah struktur ekonomi yang selama ini berbasis komoditas untuk masuk ke hilirisasi masuk ke industrialisasi menjadi negara industri yang kuat dengan berbasis pada pengembangan inovasi teknologi," urai Mantan Gubernur Jakarta ini.
Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di RI dan ASEAN (96362)
searchPerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
Atas dasar itu, menurut Jokowi, strategi bisnis besar negara saat ini adalah keluar secepatnya dari jebakan negara pengekspor bahan mentah.
"Melepaskan ketergantungan pada produk-produk impor dengan mempercepat revitalisasi industri pengolahan, sehingga bisa memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi yang semakin tinggi," tandas Jokowi.
ADVERTISEMENT
Hadir dalam acara tersebut Dubes Korea untuk Indonesia Park Tae Sung, Menko Marves Luhut Pandjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Dubes Indonesia Untuk Korea Umar Hadi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan sejumlah pejabat lainnya.