Jokowi: Jangan Belanjakan Uang Rakyat untuk Produk Impor, Itu Kesalahan Besar!

24 Mei 2022 17:55
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Jokowi: Jangan Belanjakan Uang Rakyat untuk Produk Impor, Itu Kesalahan Besar!  (121265)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo menghadiri acara Rakernas V 2022 Relawan Pro Jokowi (Projo) di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5). Foto: Relawan Projo
ADVERTISEMENT
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya belanja produk lokal untuk kementerian, lembaga dan daerah. Hal itu mengingat jumlah anggaran dan efek keekonomiannya sangat lah besar.
ADVERTISEMENT
“APBN kita, APBD kita, anggaran yang ada di BUMN betul-betul harus kita pegang erat, agar pemanfaatannya bisa betul-betul fokus ke titik yang kita tuju karena uangnya gede banget besar sekali,” ungkapnya Jokowi dalam pengarahan dan evaluasi aksi afirmasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Jakarta, Selasa (24/5).
Ia pun merinci, APBN saat ini tercatat sebesar Rp 2.714 triliun dan APBD Rp 1.197 triliun. Maka itu dengan anggaran yang besar tersebut, sayang sekali jika dibelanjakan untuk produk impor.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Gede sekali, plus BUMN. Seperti yang saya sampaikan di Bali, karena ini uang rakyat, APBD APBN BUMN, ya jangan toh kita belikan barang-barang impor. Keliru besar sekali kalau kita melakukan itu,” tambah Jokowi.
Jokowi: Jangan Belanjakan Uang Rakyat untuk Produk Impor, Itu Kesalahan Besar!  (121266)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo menghadiri pengarahan kepada Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah dan BUMN tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25/3/2022). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Maka dari itu, muncul lah inisiasi Bangga Buatan Indonesia itu. “Saya ikuti terus pertemuan seperti ini mungkin setiap 2-3 bulan kita evaluasi bagaimana angka-angka yang sudah besar sekali,” katanya.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mewanti-wanti para eselon 1, eselon 2 dam Sekda selaku pengambil kebijakan dan pengambil keputusan dan pelaksana untuk menyamakan persepsi, begitu pentingnya belanja produk lokal.
Apalagi saat ini situasi ekonomi tidak mudah dan akan ringan kalau seluruh pihak gotong bersama-sama. “Kita angkat bersama-sama, kita harapkan ini menetas dengan terbukanya lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyak dan mempengaruhi kepada growth dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Jokowi.