Kumparan Logo

Jokowi Minta Kementerian dan Lembaga Hemat Anggaran Perjalanan Dinas

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratas di Kantor Presiden (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ratas di Kantor Presiden (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)

Presiden Jokowi kembali mengingatkan agar kementerian-lembaga dan pemerintah melakukan penghematan anggaran perjalanan dinas. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas membahas realisasi dan prognisis pelaksana APBN semester I tahun 2018 yang dihadiri menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati, dan wali kota di Istana Bogor, Senin (9/7).

Menurut Jokowi, realisasi anggaran periode tersebut semakin baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk itu Jokowi minta agar momentum itu ditingkatkan dan meminta kementerian dan lembaga untuk fokus dan segera menyelesaikan program yang direncanakan.

"Transfer ke daerah dan dana desa harus segera dicairkan dan meminimalisir pengendapan anggaran pemerintah di perbankan. Tetap melakukan langkah efisiensi belanja barang seperti penghematan belanja perjalanan dinas, rapat dan paket meeting, serta belanja ATK dan belanja-belanja yang tidak produktif lainnya," kata Jokowi di Ruang Garuda, Istana Bogor.

Selain itu, Jokowi mengingatkan agar pola penyerapan anggaran diperbaiki sehingga tidak menumpuk di akhir tahun dengan tetap menjaga kualitas output yang ada. Untuk semester I APBN 2018, Jokowi menyampaikan ada hasil nyata kinerja yang semakin meningkat dan defisit yang lebih rendah.

"Keseimbangan primer yang sangat bagus menjadi positif yang 3 tahun sebelumnya masih negatif. Pembiayaan anggaran yang semakin menurun 2 tahun terakhir serta Silpa yang lebih besar," ucap Jokowi.

Sementara pendapatan negara dilaporkan tumbuh hingga 16% didukung kinerja penerimaan perpajakan yang mampu tumbuh 14,3%, lebih tinggi dari pertumbuhan semester 1 tahun 2017 sebesar 9,6%.

"Belanja negara yang terus meningkat 5,7% dibanding tahun 2017 yang tumbuh hanya 3,2% dan dalam rangka percepatan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat serta belanja kementerian dan lembaga yang tumbuh 12,1%, jauh lebih tinggi dari realisasi semester 1 tahun 2017, sebesar 0,4%," ujarnya.

Terakhir, Jokowi meminta agar pelaksanaan program dan proyek strategis segera dieksekusi tepat waktu. "Dan menjaga governance tepat sasaran, berdampak segera dirasakan oleh masyarakat," tutur Jokowi.