Kumparan Logo

Jokowi: Penyaluran Dana Desa Tembus Rp 401,1 T, Buat Bikin Jalan hingga Posyandu

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jokowi di acara Penambahan Dana Desa di Garut, Jawa Barat Foto: Dok. Biro Pers Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi di acara Penambahan Dana Desa di Garut, Jawa Barat Foto: Dok. Biro Pers Setpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan penyaluran program Dana Desa sampai tahun 2021 sudah mencapai Rp 401,1 triliun. Ia mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari anggaran Dana Desa yang selalu naik setiap tahunnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa alokasi Dana Desa terus naik setiap tahunnya dari Rp 21 triliun di tahun 2015, menjadi Rp 72 triliun di tahun 2021. Dan total sampai tahun ini dana desa yang telah disalurkan dari 2015 sampai 2021 mencapai Rp 401,1 triliun, ini sebuah angka yang sangat besar sekali,” kata Jokowi saat HUT ke-49 PDIP, Senin (10/1).

Jokowi mengakui banyak anggapan kalau pemerintah lebih memilih membangun proyek-proyek besar seperti jalan tol dan bandara. Padahal, kata Jokowi, melalui Dana Desa yang sudah digelontorkan telah digunakan untuk membangun infrastruktur di desa termasuk Posyandu.

“Dari Dana Desa yang ada kita telah membangun jalan desa, embung, irigasi, jembatan, pasar-pasar desa, tambatan perahu dan lain-lain, karena orang banyak menganggap kita hanya bangun yang besar-besar jalan tol, airport, pelabuhan, tidak,” ungkap Jokowi.

“Kita juga bangun jalan desa, embung, air bersih di desa, posyandu, membangun sumur-sumur yang diperlukan di desa, membangun drainase di desa karena ini infrastruktur yang dibutuhkan desa-desa kita selain kita membangun infrastruktur besar,” tambahnya.

Presiden Jokowi melakukan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap (23/09/2021) Foto: Agus Suparto/Presidential Palace

Jokowi menjelaskan adanya Dana Desa merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah ke desa-desa di Indonesia. Ia mengharapkan Dana Desa akan meningkatkan pelayanan dan mempersempit ketimpangan antara desa dan kota.

“Karena ini akan bangun peradaban, mempersatukan negara kita, membuka lapangan kerja. dan juga menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di seluruh tanah air,” tutur Jokowi.