Bisnis
·
19 November 2020 12:27

Jokowi Promosikan UU Cipta Kerja di KTT APEC: Perizinan hingga Pungli Dipangkas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jokowi Promosikan UU Cipta Kerja di KTT APEC: Perizinan hingga Pungli Dipangkas (8540)
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan, Indonesia memanfaatkan momentum krisis akibat pandemi COVID-19 ini untuk melakukan reformasi struktural, salah satunya dengan menerbitkan Omnibus Law UU Cipta Kerja.
ADVERTISEMENT
"Dengan tetap mengutamakan komitmen kami untuk perlindungan pada lingkungan, komitmen ramah lingkungan, Omnibus Law Cipta Kerja akan memberikan dampak signifikan bagi iklim investasi dan berusaha di Indonesia," ujar Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2020 secara virtual, Kamis (19/11).
Presiden menyebutkan, setidaknya ada enam keuntungan yang didapatkan bagi para pelaku usaha untuk berinvestasi di Indonesia setelah disahkannya UU Cipta Kerja.
Pertama, proses perizinan berusaha dan berinvestasi menjadi lebih sederhana dan lebih dipercepat. Persyaratan untuk investasi juga menjadi lebih sederhana, bahkan perizinan usaha untuk UMKM tidak diperlukan lagi, cukup pendaftaran.
Jokowi Promosikan UU Cipta Kerja di KTT APEC: Perizinan hingga Pungli Dipangkas (8541)
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Kedua, pungutan liar dan korupsi dipotong dengan cara mengintegrasikan seluruh proses perizinan ke dalam sistem Online Single Submission (OSS).
ADVERTISEMENT
"Ketiga kegiatan usaha dan berinvestasi makin dipermudah, pembentukan perseroan terbatas dibuat lebih sederhana dan tidak lagi ada pembatasan moda minimum. Pengurusan paten, merek, juga dipercepat. Pengadaan tanah dan lahan bagi kepentingan umum dan investasi jauh lebih mudah," jelasnya.
Keempat, berinvestasi di kawasan ekonomi khusus, kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan juga semakin mudah serta menarik, terutama dengan adanya berbagai fasilitas dan insentif fiskal.
Kelima, lembaga pengelola investasi atau sovereign wealth fund akan mengelola dan menempatkan sejumlah dana maupun aset negara secara langsung atau tidak langsung, serta melakukan kerja sama dengan pihak ketiga.
"Keenam, UU Omnibus Law Cipta Kerja melindungi dan meningkatkan peran pekerja dalam mendukung investasi di Indonesia, termasuk memberikan kepastian dalam pengaturan tentang upah minimum dan besaran pesangon," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
Dengan adanya sejumlah keuntungan tersebut, Jokowi pun mengundang para pelaku usaha dalam KTT APEC untuk berinvestasi di Tanah Air. Dia pun optimistis para pelaku usaha akan merasakan efek positif dari kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah Indonesia saat pandemi ini.
"Untuk itu, saya mengundang para CEO, pengusaha di kawasan Asia Pasifik, untuk memanfaatkan peluang UU Omnibus Law yang baru saja disahkan ini. Saya yakin para pengusaha dan pelaku bisnis domestik dan internasional akan merasakan efek positif dari potensi dan insentif dari kebijakan ekonomi yang dikeluarkan Indonesia di masa pandemi ini," tambahnya.