Kumparan Logo

Jokowi Resmikan Bendungan Sepaku Semoi, Habiskan Anggaran Rp 836 M

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melihat dari dekat Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Senin (6/5/2024).  Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Melihat dari dekat Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Senin (6/5/2024). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Presiden Jokowi siang ini meresmikan Bendungan Sepaku Semoi, Kalimantan Timur. Bendungan ini akhirnya selesai setelah dikerjakan selama 4 tahun sejak 2020.

"Menelan biaya Rp 836 miliar yang nantinya ini akan memiliki daya tampung 16 juta meter kubik dengan luas genangan 322 hektar," kata Jokowi dalam sambutannya, Selasa (4/6).

Ia mengatakan, kehadiran Bendungan Sepaku Semoi akan menjadi sumber daya air baku untuk IKN.

"Akan jadi sumber air baku bagi air minum di Ibu Kota Nusantara dan sebagian untuk Kota Balikpapan," ujarnya.

"Dan dengan mengucap bismillahirahmanirahim saya resmikan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur," katanya.

Sejauh ini kebutuhan air bersih IKN disalurkan dari intake Sungai Sepaku. Namun nantinya akan ada tambahan pasokan dari Bendungan Sepaku Semoi, dengan kekuatan sama 300 liter per detik, yang saat ini belum diresmikan pemerintah.

Melihat dari dekat Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Senin (6/5/2024). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dikerjakan dengan skema kontrak tahun hingga tahun 2023, dengan biaya senilai Rp 556 miliar oleh kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya, PT Sacna, dan PT BRP (KSO).

Bendungan ini merupakan bendungan tipe urugan tanah homogen dengan kapasitas tampung 10,6 juta meter kubik dan luas genangan 280 hektar.

Selain untuk penyediaan air baku, Bendungan Sepaku Semoi juga memiliki manfaat untuk mereduksi banjir sebesar 55,26 persen, sumber air irigasi untuk meningkatkan sektor pertanian, serta potensi sebagai destinasi wisata baru.

instagram embed