Kumparan Logo

Jokowi Resmikan Groundbreaking PLN Hub di IKN: 100 Persen Energi Hijau

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo bersama Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo meresmikan Groundbreaking PLN Hub di Kawasan IKN Nusantara, Rabu (5/6/2024). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo bersama Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo meresmikan Groundbreaking PLN Hub di Kawasan IKN Nusantara, Rabu (5/6/2024). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi meresmikan groundbreaking PLN Hub sebagai smart electricity telecommunication dan digital center di IKN, Rabu (5/6). Jokowi menekankan kebutuhan energi di kawasan IKN seluruhnya harus menggunakan energi hijau.

Jokowi menuturkan, PLN Hub ini dibangun untuk mengumpulkan semua stakeholder atau mitra yang berhubungan dengan PT PLN (Persero). Penyediaan energi di IKN akan memanfaatkan energi matahari, air, maupun angin.

"Saya sudah sampaikan 100 persen harus pakai energi hijau, entah dari solar panel yang sekarang ini dilakukan oleh PT PLN, juga hydro power, mungkin dari Mahakam atau dari yang lain dan bisa juga mungkin dari angin dan lain-lainnya," katanya.

"Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan dalam kesempatan yang baik ini dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini peletakan batu pertama groundbreaking PLN Hub sebagai smart electricity telecommunication and digital center secara resmi saya nyatakan dimulai," imbuh Jokowi.

Jokowi mengatakan kembali bahwa investasi di IKN ini adalah membeli masa depan. Pemerintah ingin melakukan transformasi ekonomi untuk mengantisipasi ketidakpastian global.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat meresmikan Groundbreaking PLN Hub di Kawasan IKN Nusantara, Rabu (5/6/2024). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

"Setiap ada investor, investasi yang ingin masuk ke Indonesia baik data center, selalu yang ditanyakan energi hijaunya ada atau tidak. Padahal kekuatan dan potensi energi kita sangat besar sekali untuk energi hijaunya," tuturnya.

Dia memaparkan, Indonesia memiliki sekitar 4.400 sungai, misalnya Sungai Kayan di Kalimantan Utara bisa menghasilkan energi listrik mencapai 11.000 sampai 13.000 MW. Kemudian Sungai Mamberamo mencapai 23.000 MW.

"Sekali lagi semua menanyakan mengenai energi hijaunya ada atau tidak. Enggak ada lagi, yang menanyakan saya mau pakai PLTU dari batu bara, ndak," kata Jokowi.

"Selalu pertanyaannya ini, geothermal, apakah ini hydro power, apakah ini dari angin dan kekuatan besar itu ada di negara kita. Inilah yang ingin kita gunakan," ujarnya.

instagram embed