Kumparan Logo

Jokowi Resmikan KRL Yogya - Solo, Diklaim Lebih Cepat 10 Menit dari Prameks

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kereta rel listrik (KRL) Yogyakarta-Solo melakukan uji coba terbatas perdana di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (20/1). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kereta rel listrik (KRL) Yogyakarta-Solo melakukan uji coba terbatas perdana di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (20/1). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo sebagai pengganti kereta Prameks (Prambanan Ekspres). Menurut Jokowi, dengan menggunakan KRL, waktu tempuh Yogya-Solo bisa lebih cepat 10 menit dibandingkan dengan menggunakan Prameks.

"Saya diberitahu KRL ini lebih cepat dibandingkan Prameks, kira kira 10 menit lebih cepat," kata Jokowi saat meresmikan KRL di Stasiun Tugu, Yogyakarta, mengutip dari siaran virtual Senin (1/3).

KRL merupakan transportasi massal yang ramah lingkungan. Ke depan, Jokowi menilai seluruh moda transportasi di Indonesia harus mengarah kepada transportasi massal yang ramah lingkungan.

"Juga kendaraan-kendaraan semuanya ke depan harus ramah lingkungan, yaitu listrik," ujar dia.

Ia pun berharap, KRL Yogyakarta-Solo bisa membantu mobilisasi penduduk maupun barang. Dengan demikian, ia berharap pariwisata dan ekonomi Yogyakarta akan ikut meningkat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/1). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Sebelum diresmikan Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo.

“Saya bersama Dirjen Perkeretaapian melakukan inspeksi pengoperasian KRL yang sudah dioperasikan sejak tanggal 12 Februari lalu. Saya menyambut gembira besok bapak Presiden berkenan meresmikan,” kata Menhub di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (28/2).

Menhub menjelaskan, KRL adalah angkutan masa depan angkutan massal di perkotaan. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan harus semakin meningkat.

“KRL Jogja-Solo ini adalah yang kedua setelah KRL Jabodetabek. Oleh karenanya pelayanannya diharapkan semakin baik dan saya senang sekali animo masyarakat untuk menggunakan KRL sangat besar,” tutur Menhub.