Kumparan Logo

Jokowi Sebut Uang Pengusaha Lebih Banyak Lari ke SBN: Sektor Riil 'Kering'

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi dalam sambutan di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (29/11). dok. istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi dalam sambutan di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (29/11). dok. istimewa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pelaku usaha saat ini lebih banyak spending atau mengeluarkan uangnya di Surat Berharga Negara (SBN) ketimbang di sektor riil. Menurutnya hal tersebut yang membuat dana di sektor riil menjadi kering.

“Saya mendengar dari banyak pelaku-pelaku usaha ini keliatannya kok peredaran uangnya makin kering,” ungkapnya dalam sambutan di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (29/11).

“Jangan-jangan terlalu banyak yang dipakai untuk membeli SBN atau terlalu banyak dipakai membeli SRBI atau SVPI. Sehingga yang masuk ke sektor riil jadi berkurang,” tambah Jokowi.

Menurut presiden, pengusaha boleh saja menggunakan dananya untuk membeli SBN tapi setidaknya juga perlu dikeluarkan untuk sektor riil, agar dampaknya ke masyarakat bisa terlihat.

“Jangan semua ramai-ramai beli ke BI (Bank Indonesia) atau ke SBN meskipun juga boleh-boleh saja. Tapi agar sektor riil bisa kelihatan lebih baik dari tahun lalu,” kata Jokowi.

Hal tersebut demi menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di level 5 persen.

Tak Tanya di kalangan pengusaha, Kepala Negara juga menyebut peran perbankan untuk juga terus gencar dalam pemberian kredit, terutama untuk sektor UMKM.

“Memang kita harus prudent dalam melangkah, tetapi juga jangan terlalu hati hati, kredit terlalu hati hati, kredit semuanya terlalu hati hati akibatnya kering perputaran di sektor riil,” tutur Jokowi.

instagram embed