Kumparan Logo

Jokowi Siapkan Keringanan Biaya Listrik untuk Industri yang Terpukul Corona

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait antisipasi mudik Lebaran melalui telekonferensi bersama jajaran terkait dari Istana Kepresidenan Bogor. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait antisipasi mudik Lebaran melalui telekonferensi bersama jajaran terkait dari Istana Kepresidenan Bogor. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Setelah menggratiskan biaya listrik untuk 24 juta pelanggan rumah tangga 450 VA, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan untuk memberi keringanan serupa ke sektor industri.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan, pihaknya sudah membahas hal tersebut dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).

"Kami dari pemerintah terus memikirkan kira-kira apa yang terjadi ke depan, yang bisa kita lakukan mengantisipasi dampaknya. Bagaimana sektor lain, tadi saya berkomunikasi dengan Kemenko Perekonomian, sepertinya bakal dikeluarkan stimulus untuk yang lainnya, termasuk sektor industri, kami masih mengkajinya," kata Rida dalam video conference, Rabu (1/4).

kumparan post embed

Keringanan biaya listrik rencananya akan diberikan kepada berbagai industri, terutama industri kecil dan menengah yang terpukul oleh wabah corona.

"Termasuk sektor industri yang orientasinya ekspor, itu mohon maaf masih kami kaji," ucap Rida.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengumumkan berbagai stimulus untuk membantu perekonomian masyarakat yang terpukul akibat wabah corona. Salah satunya adalah listrik gratis selama 3 bulan untuk 24 juta pelanggan rumah tangga 450 VA. Pelanggan listrik 450 VA adalah masyarakat miskin yang selama ini mendapat subsidi dari pemerintah.

"Perlu saya sampaikan untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama 3 bulan ke depan yaitu April, Mei, dan Juni 2020," kata Jokowi di Istana Bogor, Selasa (31/3).

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait antisipasi mudik Lebaran melalui telekonferensi bersama jajaran terkait dari Istana Kepresidenan Bogor. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Di samping itu, Jokowi juga memberikan keringanan untuk pelanggan rumah tangga 900 VA yang tidak mampu. Sebanyak tujuh juta pelanggan listrik subsidi 900 VA akan mendapat diskon tarif sebesar 50 persen untuk 3 bulan.

"Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen, artinya bayar separuh saja untuk April, Mei, Juni," ujar Jokowi.