Kumparan Logo

Jokowi Singgung Bahaya AI: Sudah Kejadian TikTok Shop dan Efeknya ke UMKM

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Rakernas KORPRI, di Jakarta, Selasa (3/10/2023). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Rakernas KORPRI, di Jakarta, Selasa (3/10/2023). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kekhawatiran penggunaan Artificial Intelligent (AI) terhadap perekonomian Indonesia. Ia memberi contoh, salah satunya adalah kehadiran TikTok Shop yang berefek ke UMKM nasional.

Menurutnya, kehadiran teknologi baru ini seharusnya dibarengi dengan regulasi sehingga tidak menjadi ancaman bagi ekonomi.

“Sekarang sudah muncul AI. Apa yang ditakutkan? Teknologi ini sudah melesat maju, regulasinya belum siap, belum ada,” kata Jokowi di Rakernas Korps Pegawai Republik Indonesia atau Korpri di Ancol, Jakarta, Selasa (3/10).

“Mestinya teknologi muncul regulasinya disiapkan birokrasi kita, yang kena nanti seperti yang baru saja kejadian, TikTok Shop bisa mengenai UKM kita, UMKM kita, mengenai pasar-pasar tradisional kita,” tegas dia.

Kepala Negara juga mengakui, hal ini merupakan pekerjaan rumah bagi semua pihak untuk mendukung ekonomi di tengah pesatnya teknologi.

Baru saja, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 untuk menerbitkan e-commerce dan social commerce. Aturan ini dibuat buntut dari TikTok Shop yang belum memiliki izin sebagai platform transaksi jual beli.

Salah satu klausul yang dibahas adalah, TikTok harus memiliki izin terpisah jika melakukan transaksi jual beli di aplikasi. Pasalnya, saat ini TikTok hanya memiliki izin sebagai social media.

Hal ini dilakukan agar algoritma tidak dikuasai satu pihak dan juga mencegah penggunaan data pribadi untuk kepentingan bisnis.

embed from external kumparan