Kumparan Logo

Jokowi Tugaskan Sri Mulyani dan Erick Thohir Awasi Uang Negara di Bank BUMN

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir saat mebertikaan pernyataan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/06). Foto: Kementerian BUMN
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir saat mebertikaan pernyataan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/06). Foto: Kementerian BUMN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutuskan untuk memindahkan uang negara sebesar Rp 30 triliun dari Bank Indonesia (BI) ke bank umum dalam rangka pemulihan ekonomi. Dana tersebut akan ditempatkan pada bank-bank BUMN alias Himbara yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewanti-wanti agar uang tersebut fokus dimanfaatkan untuk mendorong sektor riil. Menurut Sri Mulyani, penggunaan dana tersebut akan langsung diawasi oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN.

"Tadi Bapak Presiden juga minta Menteri BUMN ikut monitor penggunaan dana ini dalam rangka mendorong sektor riil. Bapak Presiden minta kami berdua dan didukung BPKP untuk lihat evaluasi penggunaan dana itu mendorong sektor riil per tiga bulanan,” ungkap Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/6).

Menteri BUMN Erick Thohir di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/06). Foto: Kementerian BUMN

Untuk pengawasan tersebut, Kementerian Keuangan diwakilkan oleh Dirjen Perbendaharaan akan melakukan perjanjian kerja sama dengan para direktur utama bank Himbara. Penggunaan dana itu akan dipantau secara berkala per 3 bulan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut sebaik-baiknya bagi pemulihan ekonomi terutama sektor UMKM.

“Tentu ini sebuah kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada kami. Kita tahu BUMN adalah sepertiga pergerakan ekonomi nasional. Kami selalu memastikan UMKM di desa dan kota menjadi hal yang harus bergulir kembali,” ujarnya.

Tak hanya UMKM, Erick mengatakan pihaknya juga akan memberikan perhatian kepada industri padat karya. Ia pun berjanji akan memastikan pemulihan ekonomi berjalan baik.

“Insyaallah kami Kementerian BUMN dan himbara akan memastikan pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” tandasnya.