Kumparan Logo

Jokowi yang Kesal Tol Bocimi Mangkrak 18 Tahun: Sukabumi Punya Potensi

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I yang belum beroperasi di Ciawi, Bogor. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I yang belum beroperasi di Ciawi, Bogor. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Presiden Joko Widodo hari ini meresmikan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 1 yakni dari Ciawi hingga Cigombong sepanjang 15,3 km. Jokowi yakin dengan adanya jalan tol ini bisa mempermudah akses menuju Sukabumi.

Usai peresmian, Jokowi mengungkapkan bahwa dia sedikit kecewa jalan tol ini baru rampung sekarang. Padahal kata Jokowi, Sukabumi memiliki banyak potensi ekonomi khususnya pariwisata namun selama ini terhambat oleh minimnya infrastruktur.

"Ya tadi, pemandangannya indah, cantik. Itu mungkin yang menyebabkan ini molor-molor, pemandangannya bagus tadi. Kita harapkan dengan keindahan itu nanti pariwisata dan ekonomi yang ada di Sukabumi itu betul-betul terbuka dan berkembang," ujar Jokowi di Gerbang Tol Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/12).

Jokowi menambahkan dengan adanya Tol Bocimi khususnya seksi Ciawi-Cigombong yang sudah bisa digunakan, akses menuju kawasan wisata di Sukabumi makin mudah. Di Sukabumi sendiri terdapat beberapa obyek wisata terkenal seperti Geopark Ciletuh hingga Pelabuhan Ratu.

Presiden Jokowi meresmikan Tol Ciawi-Cigombong, Jawa Barat. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi meresmikan Tol Ciawi-Cigombong, Jawa Barat. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)

"Sukabumi itu punya semua, punya potensi semuanya. Ada geopark, pantai, gunung," tegasnya.

Maka dari itu, setelah dia resmi menjabat menjadi presiden, Jokowi langsung mengambilalih perintah agar Tol Bocimi segera diselesaikan. Akhirnya PT Trans Jabar Toll yang saham mayoritasnya dimiliki oleh PT Waskita Toll Road berhasil merampungkan proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 7,7 trilun

"Ini kekeliruannya Bocimi enggak rampung-rampung. Kekeliruannya hanya itu saja (ganti-ganti investor). Ini yang kita selesaikan," jelas Jokowi.

Tol Ciawi-Cigombong memiliki sejarah panjang sebelum diresmikan pada hari ini. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengerjakan ruas tol itu terpilih sejak 1997, namun mangkrak. Proyek berjalan ketika Waskita Toll Road mengambil-alih di 2015.

"Ini penantian selama 21 tahun. Namun sejak proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi seksi 1 ruas Ciawi - Cigombong diperoleh Waskita Karya pada tahun 2015, pembangunan proyek jalan tol yang sudah diinisiasi sejak 1997 ini pun bisa terealisasi. Terima kasih kepada Waskita yang telah menjalankan perannya sebagai agen pembangunan dengan baik," timpal Menteri BUMN Rini Soemarno.

Suasana gerbang Tol Cigombong. (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana gerbang Tol Cigombong. (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)

Rini menjelaskan jalan Tol Bocimi yang memiliki total keseluruhan sepanjang 54 km ini akan mempersingkat waktu tempuh Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya. Dari semula bisa mencapai lebih dari 2 jam, dengan jalan tol waktu tempuh menjadi 20 sampai 30 menit. Rini pun yakin, Tol Bocimi akan semakin meningkatkan geliat aktivitas ekonomi masyarakat, didukung dengan semakin efisiennya biaya distribusi dan transportasi.

"Hadirnya jalan Tol Bocimi ini harus bisa semakin menigkatkan perkembangan sektor industri di sepanjang Bogor hingga Sukabumi. Utamanya industri Agrobisnis dan Pariwisata yang potensinya cukup besar," sebutnya.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, Tol Ciawi-Sukabumi memiliki 4 seksi, yakni Seksi I Ciawi-Cigombong (15,35 km), Seksi II Cigombong-Cibadak (11,9 km), Seksi III Cibadak Sukabumi Barat (13,7 km), dan Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13,05 km).