Kadin: Baru 500 Perusahaan Dapat Vaksinasi Gotong Royong
·waktu baca 1 menit

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memastikan program vaksinasi mandiri alias vaksinasi gotong royong masih terus berjalan. Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengungkapkan, hingga hari ini total baru 500 perusahaan yang sudah beres mengikuti program vaksinasi tersebut.
Angka tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan jumlah perusahaan yang tercatat sudah mendaftar. Di mana sebanyak 28.400 perusahaan diketahui telah mendaftarkan 10,6 juta karyawan untuk divaksin.
"Memang sekarang lebih kurang baru 500 perusahaan dari 28.400 perusahaan," ujar Rosan usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (28/6).
Rosan menjelaskan, program vaksinasi pertama sudah beres digelar. Vaksinasi gotong royong tahap awal itu telah diberikan kepada sebanyak 500 ribu pekerja industri manufaktur di Jabodetabek.
Adapun untuk vaksinasi tahap kedua, Rosan mengaku vaksinnya telah tiba dan baru akan dimulai. Vaksinasi kedua ini diperuntukkan bagi satu juta pekerja di sektor perbankan dan finansial.
"Batch kedua sebesar 1 juta sudah sampai, ini sudah baru mulai jalan. Di industri terutama perbankan dan financial services," pungkas Rosan.
Rosan mengungkapkan, progres vaksinasi gotong royong ini juga telah disampaikan pada Presiden Jokowi. Ini juga menjadi pembahasan dalam pertemuan mereka hari ini, selain pembahasan mengenai Munas Kadin.
"Kita melaporkan juga ke Bapak Presiden vaksinasi gotong royong ini. Ini akan terus diperlebar, harapannya vaksin datangnya juga lebih cepat," pungkas Rosan.
