Kaesang Jelaskan soal Paket Makanan Bergambar Wajahnya di Pesawat Garuda

18 Januari 2022 6:50
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kaesang Jelaskan soal Paket Makanan Bergambar Wajahnya di Pesawat Garuda (398897)
zoom-in-whitePerbesar
Kaesang Pangarep Jadi Brand Ambassador Snack TRICKS. Foto: Tays Bakers
ADVERTISEMENT
Kaesang Pangarep menjadi sorotan publik usai ilustrasi wajahnya berada di snack Tricks yang dibagikan dalam paket makanan di pesawat Garuda Indonesia. Hal tersebut menimbulkan polemik di masyarakat.
ADVERTISEMENT
Kaesang lalu menjelaskan duduk perkara atau klarifikasi mengenai paket makanan bergambar wajahnya itu. Berikut ini rangkuman selengkapnya mengenai klarifikasi Kaesang:

Kaesang Klarifikasi soal Produk Snack di Paket Makanan Garuda

Kaesang Pangarep menyampaikan klarifikasi terkait produk snack Tricks bergambar dirinya, dalam paket makanan di penerbangan Garuda Indonesia. Kerja sama produsen TRICKS dengan anak usaha Garuda, PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS), menurutnya sudah terjalin sebelum GK Hebat masuk ke perusahaan makanan tersebut.
Dalam pernyataan tertulis perusahaan yang didirikan Kaesang yakni GK Hebat, dijelaskan pihaknya baru menjalin kerja sama dengan produsen TRICKS yakni PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS) pada awal tahun ini.
Kaesang Jelaskan soal Paket Makanan Bergambar Wajahnya di Pesawat Garuda (398898)
zoom-in-whitePerbesar
Paket makanan di pesawat Garuda ada snack Tricks bergambar wajah Kaesang Pangarep. Foto: Dok. Istimewa
Kerja sama itu, demikian disampaikan manajemen GK Hebat, untuk mendorong pasar ritel dalam bentuk ambassadorship dan co-branding untuk produk snack TRICKS. Produk tersebut bisa ada dalam paket makanan Garuda Indonesia, karena TAYS sebelumnya sudah bekerja sama dengan anak usaha Garuda yang mengelola katering.
ADVERTISEMENT
"Sebelumnya, TAYS juga telah menjalin kerja sama dengan PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS) selama satu tahun terakhir di mana TAYS menyediakan produk TRICKS kepada Aerofood ACS untuk keperluan distribusi di berbagai maskapai penerbangan yang menggunakan jasa Aerofood ACS," ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (17/1).
"Jadi kerja sama itu telah terjalin sebelum TAYS bekerja sama dengan GK Hebat," imbuhnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sementara untuk produk TRICKS bergambar wajah Kaesang Pangarep, GK Hebat memiliki perjanjian dengan TAYS untuk tidak menjual produk TRICKS ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tidak ada andil GK Hebat juga dalam negosiasi dengan Garuda Indonesia maupun anak usahanya yakni Aerofood ACS.
PT Harapan Bangsa Kita atau GK Hebat, merupakan perusahaan akselerator UMKM yang didirikan oleh Kaesang Pangarep pada November 2019. Tujuannya untuk produk UMKM agar naik kelas dan dapat bersaing dengan berbagai merek internasional.
ADVERTISEMENT
GK Hebat bertujuan menjadikan produk lokal sebagai produk unggulan serta menyadarkan masyarakat bahwa Indonesia memiliki peluang usaha yang tinggi pada bidang kuliner.

Mengenal TAYS, Produsen Snack Berwajah Kaesang

Dikutip dari laman resminya, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) didirikan pada 1998. Perusahaan ini bergerak di bidang (Fast Moving Consumer Goods) yang berfokus di pasar makanan ringan. Pabriknya berlokasi di Tangerang.
Kaesang Jelaskan soal Paket Makanan Bergambar Wajahnya di Pesawat Garuda (398899)
zoom-in-whitePerbesar
Kaesang Pangarep Jadi Brand Ambassador Snack TRICKS. Foto: Tays Bakers
Produk TRICKS Baked Crisps dengan 5 varian otentik khas Asia yang merupakan salah satu produk andalan, menjadi yang pertama di Indonesia dan dunia diproses dengan konsep oven baked, dibuat dari kentang asli dengan kurang dari 100 kalori per sachet.
Produk TRICKS telah diekspor ke mancanegara, seperti ASEAN, China, Taiwan, Korea, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data RTI, pemilik mayoritas TAYS adalah Anwar Tay yang memegang 50,92 persen saham. Anwar Tay juga merupakan Komisaris Utama TAYS, bersama Djoni Tatan sebagai Komisaris. Sedangkan di jajaran direksi, Alexander Anwar duduk sebagai Direktur Utama dan Andrew Sanusi sebagai Direktur TAYS.