kumparan
3 Jul 2018 11:45 WIB

KAI Angkut 6,2 Juta Penumpang Saat Mudik Lebaran 2018, Naik 6,59%

Pemudik di gerbong kereta Stasiun Gambir. (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, jumlah penumpang kereta api pada masa angkutan Lebaran 2018 lalu mencapai 6,23 juta orang yang terdiri dari 3,31 juta penumpang jarak jauh dan menengah dan 2,92 juta penumpang kereta lokal.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyampaikan selama masa angkutan Lebaran 2018 lalu, pihaknya telah menyiagakan 393 perjalanan per hari, terdiri dari 353 perjalanan kereta api reguler dan 40 perjalanan kereta tambahan.
“Jumlah penumpang kereta api pada masa angkutan Lebaran 2018 ini sebanyak 6,23 juta, meningkat 6,59% dibanding tahun lalu,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta Railway Center, Jakarta Pusat, Selasa (3/7).
Pemudik menunggu kereta di Stasiun Gambir. (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
Dia menambahkan, kapasitas seat selama periode itu yang tersedia sebanyak 236,21 ribu seat per hari. Pun pada waktu yang sama, PT KAI juga mengoperasikan kereta kelas luxury jenis sleeper yang diproduksi oleh PT INKA (Persero).
“Kereta ini dioperasikan perdana pada 12 Juni 2018 lalu pada rangkaian KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun Surabaya Pasarturi. Tiketnya langsung habis,” tegas Edi.
ADVERTISEMENT
Dia pun menjelaskan dari sisi operasional, ketepatan keberangkatan KA reguler dan tahun ini tercatat masing-masing sebesar 99,46% dan 98,12%, membaik dibandingkan tahun sebelumnya di mana masing-masing sebesar 98,56% dan 95,9%.
“Angka rata-rata keterlambatan kedatangan KA reguler dan tambahan juga mengalami peningkatan performa, dari 14,31 menit dan 20,58 menit tahun lalu menjadi 8,8 menit dan 13,24 menit,” paparnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan