Kumparan Logo

Kalbe Farma Targetkan Belanja Modal Rp 1 Triliun pada 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Kartika Setiabudy, dan Mulia Lie saat konferensi pers RUPST Kalbe di Gedung Kalbe Business Innovation Center, Jakarta, Kamis (22/5). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Kartika Setiabudy, dan Mulia Lie saat konferensi pers RUPST Kalbe di Gedung Kalbe Business Innovation Center, Jakarta, Kamis (22/5). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

PT Kalbe Farma Tbk tengah melakukan ekspansi radiopharmaceuticals atau radiofarmasi. Perusahaan telah mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1 triliun hingga akhir 2025.

“Dari sisi serapan capex, saya kira untuk tahun ini memang kita menargetkan Rp 1 triliun,” kata Direktur Kalbe Farma Kartika Setiabudy dalam Public Expose 2025 yang digelar secara daring, Jumat (12/9).

Hingga paruh pertama 2025, realisasi belanja modal perusahaan telah mencapai sekitar Rp 400 miliar, termasuk alokasi untuk aset tidak berwujud. Kartika menyebut dana tersebut akan terus disalurkan sesuai kebutuhan dan target pengembangan bisnis perusahaan.

“Dana ini akan disalurkan sesuai kebutuhan, dan Kalbe sudah menyiapkannya untuk mendukung kebutuhan pengembangan selanjutnya,” ujarnya.

Kartika memaparkan, alokasi belanja modal Kalbe tahun ini diarahkan untuk mendukung sejumlah inisiatif strategis, salah satunya ekspansi ke bidang radiofarmasi. Perusahaan menyiapkan dua fasilitas produksi Fluorodeoxyglucose (FDG) di Jakarta dan Surabaya.

Fasilitas di Jakarta disebut hampir rampung, sementara di Surabaya ditargetkan selesai dalam beberapa bulan ke depan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat lini obat resep serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan diagnosis kanker melalui PET/CT-Scan.

“Pabrik kita ada di dua lokasi, Jakarta dan Surabaya. Saat ini untuk Jakarta hampir selesai, sedangkan Surabaya ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan,” jelas Kartika.

Selain itu, Kalbe juga terus memperkuat segmen nutrisi yang mengalami tren penurunan sejak 2023. Perusahaan menyiapkan langkah inovasi dan strategi pemasaran baru untuk kembali mendorong pertumbuhan di segmen tersebut.

instagram embed