Kami Berburu Kos di Jaksel dengan Budget di Bawah Rp 500 Ribu: Ternyata Ada!
·waktu baca 5 menit

Hidup di Jakarta bukan perkara mudah, apalagi soal tempat tinggal. Inilah yang menjadi tantangan bagi perantau yang berani mengadu nasib di Ibu Kota. Mereka mesti putar otak mencari tempat tinggal yang terjangkau, tetapi juga nyaman untuk menjadi tempat beristirahat.
Berdasarkan analisis kumparan di situs mamikos.com, rata-rata harga kos di Jakarta ada di angka Rp 1 jutaan. Di Jakarta Selatan, misalnya, rata-rata harga kos mencapai Rp 1,74 juta. Lalu di Jakarta Pusat ada di angka Rp 1,63 juta. Adapun harga termurah bisa ditemui di Jakarta Timur, dengan rata-rata harga mencapai Rp 1,2 juta.
Angka-angka di atas diperoleh melalui analisis terhadap 32.001 unit kos di Jakarta yang datanya terpampang di mamikos.com. Metode perhitungan yang digunakan adalah rata-rata tertimbang dari 10 rentang harga yang berbeda. Dalam metode ini, setiap rentang harga diberi bobot sesuai jumlah kos yang ada dalam rentang tersebut.
Data menunjukkan bahwa mayoritas unit kos berada pada kisaran harga Rp 510 ribu hingga Rp 1 juta, yakni sebanyak 9.046 unit. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dari seluruh rentang harga yang tersedia.
Berburu Kos Murah ke Pasar Minggu
Di atas kertas—tepatnya di situs mamikos.com—memang tertulis ada kos di Jakarta yang tarifnya di bawah Rp 500 ribu per bulan. Jumlahnya tak main-main, yaitu mencapai 233 unit. Nah, sebanyak 46 unit di antaranya bahkan beralamat di Jakarta Selatan.
Karena penasaran, kami mendatangi alamat tiga kos termurah dengan harga di bawah Rp 500.000 di Pasar Minggu, Kamis (24/7). Sayangnya, alamat kos yang tertera tidak tertulis secara lengkap. Yang jelas, lokasinya ada di kelurahan Jatipadang dan Pejaten Timur.
Kami lalu mencoba untuk menghubungi pemilik kos di aplikasi tersebut. Namun, kami tidak mendapatkan jawaban apa pun. Belakangan, pemilik kos tersebut rupanya sudah tidak aktif sejak berbulan-bulan lalu.
Kami lalu mencari alamat kos murah itu melalui google maps, tetapi hasilnya juga nihil. Dengan berbekal informasi alamat kos yang minim, kami tetap mencoba untuk mendatangi lokasi ketiga kos tersebut. Harapannya bisa dibantu oleh warga sekitar. Sayangnya, mereka tidak tahu. Kata mereka, di sekitar situ harga kos dibanderol sekitar Rp 1 jutaan.
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 233 data
Nomor | Nama Kos | Lokasi kos | Jenis Kos | Harga | Fasilitas |
|---|---|---|---|---|---|
1 | Kost Setia Seteman 1 Tipe A | Kebayoran Lama | Putra | Rp 375.000 | Kasur |
2 | Kost Setia Seteman Tipe C Selatan | Kebayoran Lama | Putri | Rp 375.000 | Kasur |
3 | Kost Syafirah Ramadhina 24 Tipe A | Pancoran | Campur | Rp 400.000 | Kasur | Akses 24 Jam |
4 | Kost Zafira | Cilandak | Putra | Rp 400.000 | K. Mandi Dalam | Kasur | Akses 24 Jam |
5 | Kost Umi Imung | Setiabudi | Putri | Rp 400.000 | WiFi | Kloset Duduk | Kasur | Akses 24 Jam |
6 | Kost Ulujami Gg Tabah | Pesanggrahan | Putri | Rp 400.000 | Kloset Duduk | Kasur | Akses 24 Jam |
7 | Kost Nayna Selatan | Pancoran | Putri | Rp 400.000 | K. Mandi Dalam | Kasur |
8 | Kost Wisma Srikandi Selatan | Cilandak | Putri | Rp 400.000 | Kloset Duduk | Kasur | Akses 24 Jam |
9 | Kost Hijau Ibu Rini Tipe A Selatan | Jagakarsa | Putri | Rp 400.000 | K. Mandi Dalam |
10 | Kost Helena VIP | Tebet | Putri | Rp 420.000 | WiFi | Kasur | Akses 24 Jam |
Kami lalu berkeliling lagi di Jatipadang. Menyusuri tiap gang-gang sempit hingga bertemu Kamsari di depan SMAN 28. Kamsari adalah seorang pedagang buah yang mengaku menyewa kamar kontrakan di Kelurahan Rawabambu seharga Rp 400 ribu per bulan.
Kata Kamsari, kamar yang disewanya benar-benar kosongan. Penyewa harus membawa kasur, lemari, dan barang-barang lainnya sendiri. Fasilitas kamar mandi juga berada di luar kamar. Untuk bisa menikmati air pun mesti menimba dari sumur. Belum ada mesin air.
Kami lalu bergeser menelusuri Rawabambu. Sayangnya, tidak ada kontrakan yang dimaksud Kamsari. Rawabambu sendiri kawasan yang berisi banyak kompleks. Kata satpam sekitar, tidak ada kos atau kontrakan yang harganya semurah itu.
Kembali ke Jatipadang, kami mendapat informasi ada kos dengan harga murah. Kami diarahkan warga ke kos dengan lokasi yang masuk ke dalam gang kecil hanya dapat dilalui satu motor.
Saat sampai di kos tersebut, kami diterima oleh pemilik langsung. Kos yang kami datangi ini seharga Rp 600.000 per bulan untuk kamar yang tidak memakai AC. Sedangkan untuk kamar yang memakai AC seharga Rp 1.000.000 per bulan. Ukuran kamar kos adalah 200 x 200 cm dengan fasilitas listrik, air, kamar mandi dalam, kasur, dan lemari.
Awalnya, kami tidak bisa melihat langsung bentuk kamar kos karena semua unit sudah terisi penuh. Namun, kami beruntung bertemu dengan salah satu penghuni yang baru tiga hari menempati kamar.
Setelah meminta izin, dia memperbolehkan kami mengintip kamar kosnya yang belum dilengkapi AC. Ternyata, kamar tersebut hanya memiliki kamar mandi untuk mandi saja. Untuk buang air besar, ia harus menggunakan kamar mandi bersama yang terletak di luar kamar.
Lanjut Cari ke Pancoran: Ternyata Ada!
Kami sempat mau bergeser ke kawasan Pancoran untuk mendatangi kos termurah di sana. Sama seperti di Pasar Minggu, alamat yang tertera di aplikasi tidak begitu jelas. Namun beruntung, pemilik kos merespons pesan kami dan mengarahkan agar kami menghubungi penjaga kos melalui WhatsApp.
Sayangnya, balasan dari penjaga kos cukup lama. Akhirnya, setelah ia menjawab dan mengirimkan lokasi persisnya, kami kembali mendatangi kos tersebut pada Jumat (25/7)
Saat kami sampai lokasi kos tersebut, ternyata kos berada tersembunyi di antara warung kopi dan warung makan nasi padang. Kami disambut oleh penjaga kos seorang laki-laki.
Ternyata kos yang kami coba datangi merupakan kos dengan model kapsul dengan harga Rp 485.000 per bulan. Ukuran kamar kos hanya sebesar 90 x 200 cm. Praktis, hanya akan muat untuk kasur matras dan lemari yang menempel dengan dinding. Setiap kamar juga hanya dibatasi dengan dinding triplek.
Selain kasur matras dan lemari, fasilitas kosan ini juga terdapat AC yang hanya dinyalakan pukul 20.00 malam hingga 04.00 pagi. Fasilitas kamar mandi bersama juga hanya berjumlah 2 untuk 10 kamar kos kapsul. Untuk penyewa kos kapsul yang hendak membawa sepeda motor akan dibebankan biaya tambahan parkir sebesar Rp 50.000 per bulan.
Kamar kos kapsul ini sudah termasuk biaya listrik dan air. Namun, apabila penyewa membawa barang elektronik, seperti laptop, ricecooker, atau setrika, maka akan dikenakan charge atau biaya tambahan mulai dari Rp 25.000 tergantung dengan barang elektronik yang dibawa.
Menurut pantauan kami, kos kapsul ini cenderung pengap karena minimnya ventilasi. Selain itu, lantai lorong kos dan dinding juga berdebu. Kami juga mendapatkan informasi dari penjaga, kos kapsul ini juga bisa disewakan harian dengan harga Rp 75.000. Oleh karena itu, kos kapsul ini sering dijadikan tempat transit bagi para penyewanya.
*Tulisan ini merupakan hasil reportase Muhammad Falah Nafis, reporter magang kumparan.
